loading...

Budidaya Hijauan Pakan Ternak Legume Penutup Tanah di Lahan Kelapa Sawit dan Jeruk

Posted by

Legume penutup tanah. Budidaya tanaman hijauan pakan ternak ini memang sudah lama digalakkan terutama diperkuebunan kelapa ssawit di Sumatera dan di Kalimantan. Terbukti dengan penanaman legume di area perkebunan kelapa sawit mampu meningkatkan produksi kelapa sawit karena legume mampu menambah unsur N dalam tanah. Keuntungan lainnya adalah pada umur tertentu legume bisa dipanen untuk dipergunakan sebagai pakan ternak bermutu.


Dalam sistem ini komponen tanaman legume rambat pada gawangan tanaman sawit dan jeruk merupakan subsistem pendukung, sedangkan tanaman kelapa sawit dan jeruk merupakan subsistem utama. Hal ini disebabkan karena tanaman pakan ternak merupakan subsistem yang harus beradaptasi dengan subsistem tanaman kelapa sawit dan jeruk. Pengadaan hijauan legume dilakukan untuk memanfaatakan lahan di areal perkebunan kelapa sawit, selain berguna sebagai pakan ternak juga sebagai covercrop yang dapat melindungi tanah dari kekeringan juga dapat menyuburkan tanah melalui peningkatan ketersediaan nitrogen dalam tanah.

Empat jenis legume rambat ditanam digawangan kebun sawit pada umur pemanenan 45 hari diperoleh produksi hijauan segar yang tertinggi yaitu 1,24 kg/m2 terdapat pada legume rambat Clitoria ternatea, ketiga jenis legum lainnya memiliki produksi rata-rata 0,69 kg/m2 sedang di sela tanaman jeruk produksi segar hijauan legume yang tertinggi yaitu 1,36 kg/m2 dihasilkan oleh Stylosanthes gueanensis . Sedang ketiga jenis legume rambat lainnya menghasilkan produksi rata-rata 0,59 kg/m2 atau 590 ton/hektar /tahun pada sela tanaman jeruk.


Dari segi produksi buah sawit yang diperoleh menunjukkan bahwa integrasi legume Chamaecrista rotundifolia adalah yang terbaik dalam produksi sawit yang tertinggi yaitu 1.467 kg per hektar.


Sedang untuk jenis legume rambat Arachis glabrata dikembangkan di sela sela tanaman sawit dan jeruk menghasilkan produksi hijauan dan produksi buah sawit yang terendah, dibanding ketiga jenis legume lainnya.


Tingkat kesuburan tanah ditinjau dari sumbangan nitrogen yang dihasilkan oleh ke empat jenis legume rambat yang di integrasikan, menunjukan hasil yang rendah yaitu sekitar 0,11 s/d 0,16 atau meningkat 0,01 s/d 0,06 persen nitrogen dalam tanah tanaman sawit.


Untuk tanaman jeruk peningkatan nitogen dalam tanah sedikit lebih baik yaitu berkisar 0,02 s/d 0,08 persen. Jenis legum yang terbaik sebagai penyumbang nitrogen dalam tanah pada sela sawit dan jeruk yaitu Stylosanthes gueanensis (0,06%) dan Clitoria ternatea (0,08%).


Referensi:
http://peternakan.litbang.pertanian.go.id

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 22:42
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.