loading...

Asam Lambung: Jenis Makanan Penyebab Naiknya Asam Lambung yang perlu diwaspadai penderita

Posted by

Banyak makanan yang dapat memperburuk atau memperparah gejala refluks asam yaitu dengan cara membuat lemas atau lemah katup yang memisahkan kerongkongan dari lambung, memperpanjang waktu makanan berada di dalam lambung atau menyebabkan lambung memproduksi asam lambung berlebih.

Ada juga makanan yang menyebabkan lambung memproduksi terlalu banyak asam lambung, yang dapat kembali naik ke kerongkongan dan menyebabkan heartburn(sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan).

Berikut beberapa makanan yang tidak baik dikonsumsi bagi penderita refluks asam:

Tomat

Tomat memiliki kandungan sitrat dan asam malat. Tomat dan produk lain yang mengandung tomat, seperti saus, sup, jus, dan lainnya dapat membuat lambung menghasilkan terlalu banyak asam lambung. Dan ketika volumenya terlalu tinggi, maka asam lambung dapat dipaksa mengalir ke esophagus (kerongkongan). Sayangnya, tidak banyak yang dapat dilakukan, bahkan walau tomat dimasak tidak akan mengurangi keasamannya untuk mencegah refluks asam tersebut terjadi.

Buah Jeruk

Dengan membatasi asupan asam, maka dapat meredakan gejala refluks asam seperti batuk dan suara serak. Jika Anda memutuskan untuk membatasi asupan asam, dengan menghindari mengkonumsi buah jeruk adalah salah satunya.

Minuman Berkarbonasi

Konsumsi minuman berkarbonasi dapat meningkatkan tekanan pada lambung karena gas yang dilepasakan oleh minuman tersebut. Pada dasarnya, gelembung gas tersebut akan mendorong lambung, mengalami peregangan, dan memaksa sfingter esofagus untuk terbuka. Sehingga gas dan soda tersebut dapat memicu terjadinya gejala refluks asam.

Alkohol

Konsumsi alkohol dapat membuat Lower Esophageal Spinchter(LES) menjadi rileks, sehingga memungkinkan asam lambung untuk terdorong keatas dan naik ke kerongkongan dan menyebabkan gejalaheartburn (yaitu sensasi terbakar) yang biasa terjadi pada penderita refluks asam. Asam lambung yang naik tersebut dapat mengiritasi esofagus dan menyebabkan gejala pada pernapasan.

Makanan pedas

Makanan yang pedas adalah salah satu makanan yang dapat meningkatkan gejala refluks asam. Jadi, baiknya hindari makanan yang pedas.

Makanan berlemak

Lemak dicerna perlahan, yang berarti makanan berlemak akan menghabiskan lebih banyak waktu didalam lambung, sehingga memberikan kesempata asam lambung untuk untuk naik ke kerongkongan. Selain itu, makanan yang tinggi lemak juga rendah akan nutrisi sehingga bisa memicu kenaikan berat badan. Berat badan yang berlebih atau obesitas dapat menyebabkan disfungsi esophagus yang akan berhubungan dengan refluks asam. Selain itu, hindari juga untuk mengkonsumsi makanan berlemak sesaat sebelum tidur, karena jika lambung terisi penuh saat tidur dan pencernaan akan berjalan lambat dikarenakan makanan berlemak tersebut makan dapat beresiko terjadinyaheartburn dan juga bisa menyebabkan bersendawa pada malam hari.

Minuman mengandung kafein

Konsumsi minuman berkafein dapat mengganggu fungsi dari sistem pencernaan, dan menyebabkan masalah seperti meningkatkan produksi asam lambung yang dapat menyebabkan sakit maag dan bisa juga menyebabkan refluks asam atau heartburn.

Peppermint

Penguunaan peppermintdapat digunakan untuk mengurangi gangguan pencernaan pada orang tanpa refluks asam, sedangkan pada mereka yang menderita refluks asam, peppermint dapat memicu terjadinyaheartburn. Mentol berpotensi membuat sfingter esfagus menjadi rileks sehingga membuat terjadinya refluks asam.

Perlu diingat, makanan dan minuman yang telah disebutkan diatas dapat memicu terjadinya refluks asam. Namun, makanan dan minuman tersebut mempengaruhi tiap orang berbeda-beda, tergantung dari keparahan refluks asamnya dan juga seberapa banyak mengkonsumsinya.

Sumber klikdokter.com

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 16:42

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.