loading...

Waspadai Pengaruh Cuaca Panas Pada Ternak Sapi dan Cara Sederhana Mengatasinya

Posted by

Efek Kemarau dan Cuaca Panas Pada Ternak Sapi

Sapi Potong


Efek Kemarau yang paling dirasakan oleh para peternak terutama peternak sapi lokal adalah sulitnya mencari hijauan pakan ternak. Hampir semua rumput lapangan mengering dan menguning. Rumput-rumput unggulan yang ditanam seperti rumput raja, gajahan dan odot juga hasilnya tidak maksimal karena kekurangan air.

Tetapi ada efek negatif atau pengaruh negatif cuaca panas akibat kemarau yang sering tidak disadari oleh peternak sapi lokal. Dan efek cuaca panas ini ternyata menimbulkan kerugian yang cukup signifikan bagi peternak lokal. Berikut beberapa pengaruh negatif cuaca panas (heat stress) dan pertolongan pertama mengatasinya secara sederhana.


Sapi yang berada di luar kondisi nyaman dapat mengalami stres. Di daerah tropis seperti Indonesia, stres banyak diakibatkan oleh panas (heat stress) mengingat suhu udara dan kelembaban harian di beberapa wilayah di Indonesia cukup tinggi yaitu berkisar 28-34ºC dan 60–90%. 

Sementara jenis sapi yang banyak dipelihara oleh peternak kita, seperti sapi potong dan sapi perah jenis FH (Fries Holland), dalam pemeliharaannya memerlukan suhu lebih rendah. Suhu pemeliharaan ideal untuk sapi potong berkisar antara 17-27ºC dengan kelembaban 60-80%. Sedangkan untuk sapi perah jenis FH membutuhkan suhu 18,3ºC dan kelembaban 55%.


Sapi yang mengalami heat stress akan mengalami:
  • penurunan nafsu makan
  • peningkatan asupan minum
  • peningkatan aktivitas pernapasan
  • peningkatan ekskresi air liur, keringat, dan urin. 
Jika dibiarkan berlarut-larut, hal tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya asidosis (penurunan pH darah) dan penurunan asupan bahan kering (dry matter intake/DMI). Akibatnya pertumbuhan berat sapi lambat, produksi susu turun, serta terganggunya reproduksi dan kesehatan.

Untuk itu, beberapa tindakan yang dapat dilakukan adalah:
  • Menempatkan ternak pada kandang yang teduh.
  • Mengatur kepadatan ternak dalam kandang, serta perhatikan sistem sirkulasi udara di dalamnya.
  • Memberikan air minum yang bersih dan segar karena kebutuhan air minum pada saat heat stress akan meningkat berlipat ganda dibandingkan keadaan normalnya.
  • Meningkatkan kualitas nilai nutrisi, memberikan pakan yang segar dan bersih, serta meningkatkan jumlah pemberian pakan saat suhu lingkungan dingin. Peningkatan kualitas pakan yang dimaksud ialah memberikan pakan dengan kandungan energi tinggi, namun rendah serat agar rumen (perut sapi, red) dapat berfungsi dengan baik.
  • Memberikan suplemen mineral, khususnya yang mengandung mineral natrium dan kalium untuk mengganti mineral yang hilang akibat respirasi/pernapasan, pengeluaran keringat dan atau urin yang berlebih. Contohnya ialah dengan memberikan Mineral Feed Supplement-S.
  • Memberikan suplemen vitamin dengan kandungan vitamin B kompleks untuk memaksimalkan proses metabolisme tubuh dan merangsang nafsu makan ternak sapi. Contoh produk yang dapat diberikan seperti Injeksi Vitamin B Kompleks. (http://info.medion.co.id).

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 03:00
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.