loading...

Protes JHT, Ini Lho Dana BPJS Sampai Mei 2015 Mencapai Rp 197,16 Triliun

Posted by

Protes dan Demo Warnai Aturan Baru JHT BPJS 


Ribut-ribut soal JHT BPJS yang hanya bisa dicairkan setelah sepuluh tahun (10 tahun) kepesertaan itupun secara bertahap dan baru boleh diambil semua saat usia 56 tahun, mengundang rasa penasaran sebenarnya berapa triliunkah dana yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan? Berbagai demo dan protes para pekerja yang tidak bisa mengambil dana JHTnya pun marak dimana-mana. Berikut petikan berita menarik tentang jumlah dana yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan yang mencapai 197 triliun lebih.
Dana pekerja yang ikut program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang dikelola hingga Mei 2015 ini mencapai Rp 197,16 triliun. Surat utang menduduki share terbesar dalam hal pilihan penempatan dana. Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Abdul Cholik memperkirakan hingga akhir tahun 2015 ini porsi penempatan tidak akan jauh berbeda dari posisi Mei 2015.
"Hingga posisi Mei 2015, deposito 24,16 persen, saham 21,49 persen, surat utang 45,78 persen, reksadana 7,98 persen, dan lain-lain 0,59 persen (ini termasuk penyertaan langsung properti)," kata dia ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (2/7/2015). Abdul mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan hanya menempatkan dana yang dikelola sesuai dengan ketentuan pemerintah yaitu deposito, surat utang, obligasi, saham, reksadana, investasi langsung, dan properti. Sebagaimana diketahui pemerintah mengambil kebijakan baru di program JHT, yakni iuran JHT baru bisa dicairkan seluruhnya ketika peserta atau pekerja/eks pekerja berusia 56 tahun. Artinya, dana yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan menjadi lebih besar. (Kompas.com).
Kutipan berita diatas sedikit banyak mengindikasikan bahwa BPJS masih "serakah" untuk mengelola dana lebih besar lagi dengan menahan keluarnya JHT BPJS sampai usia 56 tahun. Meskipun berbagai alasan diungkapkan baik oleh menaker maupun dirut BPJS tetapi cuplikan berita diatas mengindikasikan keinginan BPJS untuk mengelola dana lebih besar lagi, atau mungkin ada masalah lain di BPJS?

Alasan Menaker bahwa namanya JHT (Jaminan Hari Tua) pas nya bisa diambil setelah tua yaitu usia 56 tahun adalah alasan yang mengada-ada. Dana ini banyak dibutuhkan oleh pekerja yang berhenti kerja untuk sekedar menyambung hidup dan menambal modal usaha. Jika berhenti kerja umur 45 tahun dan mau buka usaha sendiri apakah harus nunggu modal JHT cair 21 tahun lagi? Apakah pengangguran bisa dipercaya Bank jika pinjam modal disana?

Kalau orang berduit yang mensikapi peraturan ini tentunya dengan adem ayem dan enteng saja karena bagi mereka uang JHT hanya uang "kecil", tetapi bagi pekerja kecil uang JHT bisa sangat besar artinya bagi mereka, kapankah pemerintahan saat ini akan buat peraturan yang pro rakyat kecil? Setiap ada pernyataan pejabat kok seringnya malah kontroversial, sibuk mengurus hal yang tidak penting.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 23:48
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.