loading...

Meski Propinsi Jawa Timur Surplus Sapi Tetapi Harga Sapi Lokalnya Tetap Termahal Dibanding Propinsi Lain

Posted by

Harga Sapi Lokal Mulai Naik Saat "Menjelang" dan  Setelah Lebaran 
Harga sapi lokal di Jawa Timur mulai terasa ada kenaikkan menjelang Lebaran tahun ini dan diprediksi akan terus naik setelah lebaran. 

Sapi Lokal Super
Hal ini juga didukung gencarnya isu pembatasan impor sapi dari Australia yang sangat sedikit pada kuartal III tahun 2015 ini. 
Kepala Bidang Agribisnis Dinas Peternakan Jatim Rohayati menyatakan, saat ini pihaknya siap mengirim 310.000 ekor sapi potong. "Kami mengharapkan bisa mengirim 310 ribu ekor keluar Jatim. Melebihi tahun lalu yang hanya terkirim 240 ribu ekor," kata Rohayati pada Jumat (10/7).
Tahun lalu surplus sapi dikirim ke empat provinsi, yakni DKI Jakarta, Kalimantan Timur (Kaltim), Jawa Barat (Jabar), dan Banten. Pada kuartal pertama, pengiriman sapi potong sudah terealisasi 20.688 ekor. Sementara kuartal kedua, pada Juni, pengiriman sapi sudah mulai banyak karena Ramadan. Pengiriman selama Ramadan dan Lebaran diperkirakan 3-4 kali lipat lebih banyak dibanding kuartal pertama.
''Tapi, setelah Lebaran, jumlah pengiriman sapi potong kembali menurun. Tidak sebanyak ketika Ramadan dan Lebaran," imbuhnya. Jumlahnya di kisaran 9-10 ribu sapi. Pengiriman dengan jumlah besar akan terjadi kembali menjelang Idul Adha.
Meskipun tidak menerima sapi impor, Dinas Peternakan Jatim sejak Januari-Mei 2015 telah mencatat bahwa 299 ton daging impor masuk untuk kebutuhan hotel, restoran, dan katering (horeka) serta industri. Sedangkan kuartal pertama, pemotongan sapi untuk Jatim sudah terealisasi 93 ribu ekor. ''Jika diperkirakan, hingga bulan ini 150.000 ekor," tuturnya.
Pada 2015, Dinas Peternakan Jatim menyiapkan 451.931 ekor sapi potong untuk kebutuhan Jatim selama satu tahun.
Petikan berita di atas menggambarkan bahwa Jawa Timur sampai saat ini masih surplus sapi, tetapi anehnya jika kita cermati maka harga sapi lokal dipulau Jawa ini yang paling mahal juga di Jawa Timur. Berikut sekilas gambaran harga sapi lokal dibeberapa propinsi menjelang lebaran tahun 2015:
Jawa Timur, harga sapi lokal 40.000 - 44.000 Rp/kg berat hidup
Jawa Tengah, harga sapi lokal 38.000 - 42.000 Rp/kg berat hidup
Lampung, harga sapi lokal 38.000 - 39.000 Rp/kg berat hidup
Dari data diatas terlihat bahwa dari contoh 3 propinsi tersebut ternyata harga rata-rata sapi hidup di Jawa Timur menjelang lebaran tahun 2015 ini masih yang tertinggi. Mengapa hal ini bisa terjadi? Padahal info dari dinas terkait menyatakan bahwa Jawa Timur surplus Sapi Potong?

Hukum ekonomi menyatakan bahwa jika supply berlebih sementara permintaan tetap atau turun maka harga akan cenderung turun. Ternyata hal ini tidak berlaku dalam bisnis sapi di Jawa Timur. Tetapi yang patut digarisbawahi adalah harga yang "mahal" ini bahkan yang diharapkan peternak sapi lokal. Mereka sangat khawatir jika harga sapi lokal akan turun karena saat dahulu mereka membeli bakalan harga sapi sedang mahal-mahalnya.

Lebaran telah berlalu, bagaimana info harga sapi di Jawa Timur berikutnya, kita tunggu updatenya bersama-sama, semoga masih sesuai harapan para peternak lokal di Jawa Timur.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 05:45
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.