loading...

Lebih Baik Shalat Tarawih 11 Raka'at atau 23 Raka'at? Ini Dalilnya !

Posted by

Waktu kecil dikampung dulu karena lingkungannya memang kalangan NU yang terbiasa shalat terawih 23 raka'at maka penulis juga terbiasa shalat tarawih 23 rekaat, meskipun sekarang lebih banyak melaksanakan tarawih dengan 11 rakaat saat bulan Ramadhan.



Sebenarnya manakah yang lebih baik, shalat tarawih 11 rekaat atau 23 rakaat? Apakah semua ada dalilnya?

Bagi orang awam yang tidak begitu paham dan terlalu fanatik dengan golongannya kadang tidak mau sama sekali melaksanakan shalat tarawih yang jumlah rakaatnya tidak sama dengan golongannya. Semisal NU dengan 23 rakaat dan Muhammadiyah dengan 11 rakaat, kadang warga kedua kelompok ini sama-sama mengklaim yang dilakukannya yang benar sehingga kadang timbul saling menyalahkan yang hal ini sebenarnya sangat bisa dihindari jika kita mau belajar dalil-dalil tentang shalat tarawih tersebut.

Shalat Tarawih Disunnahkan Berjama’ah.  Syaikh ‘Abdurrahman bin Muhammad bin Qosim rahimahullah berkata,“Hukum shalat tarawih adalah sunnah. Shalat tersebut dilakukan dengan berjama’ah lebih afdhol. Karena hal ini sudah ma’ruf di tengah-tengah sahabat dan para ulama sesudahnya telah menyepakatinya.” (Syarh Wazhoif Ramadhan, hal. 133).

Masalah Jumlah Raka’at.  Kembali disebutkan oleh Syaikh ‘Abdurrahman bin Qosim,“Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa sah-sah saja melaksanakan shalat tarawih 20 raka’at seperti yang masyhur dalam madzhab Ahmad dan Syafi’i. Boleh pula melaksanakan shalat tarawih sebanyak 36 raka’at sebagaimana pendapat Imam Malik. Boleh pula melaksanakan shalat tarawih dengan 11 raka’at atau 13 raka’at. Semua itu baik. Boleh saja mengerjakan shalat tarawih dengan banyak raka’at atau sedikit raka’at tergantung pada lama dan pendeknya berdiri.‘Umar bin Khottob radhiyallahu ‘anhu ketika mengumpulkan jama’ah dengan imam Ubay bin Ka’ab, ia memerintahkan untuk mengerjakan 20 raka’at.Para sahabat sendiri ketika mengerjakan shalat malam, ada di antara mereka yang mengerjakan dengan sedikit raka’at dan ada yang dengan banyak raka’at. Adapun membatasi dengan jumlah raka’at tertentu tidak ada dalam Islam sama sekali.” (Syarh Wazhoif Ramadhan, hal. 133-134).
Bacalah dengan teliti penjelasan tersebut diatas, itulah dalil-dalil mengapa ada satu kelompok melaksanakan shalat tarawih 23 rakaat (20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir) dan ada yang melaksanakan tarawih 11 rakaat (8 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir). Bahkan kalau kita baca lebih seksama, boleh melaksanakan sholat tarawih dengan jumlah rakaat yang berbeda dari 23 dan 11 rakaat. Hal ini didasarkan pada : Tidak ada batasan tertentu mengenai jumlah rakaat dalam shalat malam (shalat tarawih termasuk shalat malam).

Jadi sudah sangat gamblang bahwa melaksanakan shalat tarawih dengan 23 rakaat maupun 11 rakaat sama-sama BAIK dan sama-sama memiliki DALIL, jadi tidak ada yang perlu dipertentangkan sama sekali. Yang penting dan perlu dicamkan adalah : Shalatlah selalu dengan tuma'ninah dan jangan terburu-buru, karena tuma'ninah adalah salah satu rukun shalat yang tidak boleh ditinggalkan. Meninggalkan atau shalat tanpa tuma'ninah berarti shalat anda tidak sah dan anda dianggap belum shalat.

Untuk lebih mengetahui tentang tuma'ninah silahkan BACA : Mencuri Dalam Shalat adalah Sejahat-jahat Pencuri (KILK DISINI)

Silahkan sebarkan dan bagikan artikel ini jika anda merasa mungkin bermanfaat bagi teman-teman atau kolega anda. Mudah-mudahan menjadi ladang amal kita semua. Terima kasih.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 16:25
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.