loading...

Di Mata JIL, Masjid dibakar pun tetap salahkan Umat Islam

Posted by

Hari Idul Fitri nan suci ternodai oleh aksi teror dan anarkis yang dilakukan Gereja Injili Di Indonesia (GIDI). Masjid Baitul Muttaqin, masjid yang dibakar, adalah satu-satunya masjid di Karubaga, ibukota kabupaten Tolikara Papua. Masjid ini biasa digunakan untuk Sholat Jumat. Umat Islam tentu bereaksi dan meminta pemerintah untuk mengusut tuntas Tragedi ini yang merupakan pelanggaran berat HAM. Selama ini Umat Islam yang selalu dituntut untuk toleransi, bahkan saat Umat Kristiani merayakan Natal, Umat Islam turut menjaga suasana kondusif dan ikut menjaga gereja. Namun saat kondisi Umat Islam minoritas sedang sholat Idul Fitri di bumi Papua, mereka dilempari batu, masjid dibakar, kios-kios milik Umat Islam juga dibakar habis. Tentu Umat Islam dimanapun akan membela saudara-saudara mereka yang terdzolimi.

Tapi tidak begitu bagi aktivis JIL (Jaringan Islam Liberal). Mereka yang biasanya bersuara sangat lantang dan galak saat minoritas tertindas, tapi saat minoritas muslim Papua tertindas, komentar JIL malah seperti menyalahkan Umat Islam.

“klmpk2 garis keras yg atasnamakan Islam memakai isu pembakaran musola di tolikara unt memperuncing konflik umat beragama, hati2,” kata Mohamad Guntur Romli, salah satu dedengkot JIL melalui akun twitternya @GunRomli, Jumat (17/7/2015).

Kicauan aktivis JIL ini mendapat reaksi dari netizen lain.

“Yg komen pembakaran mesjid (disamakan sbg) Islam garis keras. Gw Islam garis lunak. Mingkem aja kalo gitu. Bangsat loe @GunRomli,” balas netizen @panca66, seorang mantan jurnalis.

@Rizkikhadaffi21: “@GunRomli eh bangsat gw bkn Islam radikal tapi masjid dan umat LG shalt di gebukin n d bakar masjidnya, hanya org Islam bego yg ga marah”

@fatihululum2: “@GunRomli yg memperuncing ente yg ngomong gus…mingkem aja deh”

@Buis_Beton: “@GunRomli terus anda ini Islam garis apa,,,,,, (garis keturunan kali yah)”

@daumawi: “Sikap anda @GunRomli atas musibah yg menimpa saudara muslim kita, sangat2 mengecewakan!”

@awibi: “Begitulah orang2 JIL..tuhannya harta…! mereka harus mengecam islam apapun situasinya, biar tetap gajian…!”

@HarrisSiregar74: “Payah lo Islam garis keturunan. Mesjid dibakar kok bilang Islam garis keras mperuncing. Muslim yg cinta saudaranya pasti responsif. Kampret!”

Siapa Guntur Romli? Tidak penting untuk menelusuri siapa orang ini. Yang penting adalah kita mengenali wajahnya, sehingga jika kita bertemu dengannya di jalan atau di mana pun, orang ini bisa diajak berkenalan. Kita kenalkan bagaimana sikap umat Islam terhadap orang yang gemar melecehkan, memusuhi, dan menghina Islam dan umat Islam itu sendiri. Islam itu sangat lembut kepada orang yang mencintai Islam dan umat-Nya, namun sangat keras terhadap musuh-musuh-Nya. (rz)eramuslim.com)

Seharusnya orang orang Jil ikut baca surat dibawah ini biar gak mampet otaknya.

Surat Resmi Pengurus Masjid Baitul Muttaqin yang Dibakar, Bacalah!

Surat ini menegaskan bahwa yang terbakar habis di Karubaga, Kabupaten Tolikara adalah Masjid, bukan Mushala. Surat resmi yang ditulis oleh pengurus Masjid Baitul Muttaqin ini berisi permintaan bantuan dan uluran tangan dari Bazda dan seluruh umat Islam di Kabupaten Jayawijaya agar membantu pembangunan masjid dan meringankan beban warga korban “kerusuhan”.

Berikut isi lengkap surat resmi pengurus Masjid Baitul Muttaqin seperti diunggah BSMI Jaya Wijaya melalui akun Twitter@BsmiJayawijaya dan telah di’transkrip’ olehTarbiyah.net:

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bersama dengan ini kami selaku pengurus masjid Baitul muttaqin Karubaga Kabupaten Tolikara melaporkan bahwa pada hari Jum’at tanggal 17 Juli 2015 telah terjadi kerusuhan warga yang menyebabkan bangunan Masjid Baitul Muttaqin Karubaga habis terbakar berikut bersama dengan segala isinya.

Dalam peristiwa tersebut turut pula terbakar bangunan tempat tinggal dan bangunan tempat usaha beberapa warga muslim/muslimat yang berdekatan dengan Masjid Baitul Muttaqin, sehingga beberapa warga tersebut untuk sementara menjadi pengungsi dan secara spontan jatuh miskin.

Sehingga dalam surat ini kami memohon bantuan, uluran tangan dan perhatian dari Bazda Kabupaten Jayawijaya serta seluruh warga muslim dan muslimat se-Kabupaten Jayawijaya untuk dapat membantu meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita sesama muslim di Karubaga. Bersama ini pula kami lampirkan Daftar Keluarga Muslim/Muslimat yang menjadi korban langsung atas kejadian kerusuhan warga tersebut.

Demikian perihal ini kami sampaikan, atas bantuan dan perhatian dari Bapak/Ibu/Sdr/i semuanya kami ucapkan banyak terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Semoga surat tersebut juga menggugah kita untuk turut membantu meringankan beban saudara-saduara Muslim di Karubaga, Tolikara, Papua. Sebab selain dibutuhkan pembangunan masjid, seperti isi surat tersebut, banyak warga Muslim yang kehilangan rumah dan jatuh miskin secara tiba-tiba akibat tindakan teror tersebut. [Tarbiyah.net]

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 04:04

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.