loading...

Cegah Penyakit Cacing Hati Pada Ternak, Hindari Menggembala Pagi Hari

Posted by

Penyakit FASIOLASIS (CACING HATI PADA TERNAK)

Kerugian akibat terkena penyakit cacing hati salah satunya adalah pertambahan berat badan sapi yang sangat rendah dan sapi terlihat selalu kurus meskipun telah mengkonsumsi pakan yang banyak. Sehingga biaya pakan akan membengkak menjadi tidak ekonomis lagi.
 
Penyebab Penyakit Cacing Hati



Disebabkan oleh cacing Fasciola hepatica sp (cacing hati), ditularkan melalui siput air (Lymnea rubiginosa) yang mengeluarkan tetasan telur cacing hingga calon cacing menempel pada rumput atau jerami basah.
Realitanya di Indonesia infeksi cacing hati pada ternak sapi  cukup tinggi, dari 220 sampel menunjukan hasil positif sebanyak 174 sampel. Kematian akibat Fasioliasis tersebut cukup tinggi.

Gejala yang menciri
  • Sangat jelas pada hewan muda, pada hewan dewasa gejala tidak terlalu jelas,
  • Hewan kurus,
  • Tulang rusuk dan tulang sekitar pangkal ekor terlihat menonjol,
  • Pucat,
  • Kulit kaku dan bulu terlihat kusam,
  • Mata terlihat sayu,
  • Hewan malas / lemah,
  • Diare,
  • Terjadi kekejangan dan mata membelalak,
  • Pembengkakan berisi air pada daerah dada hingga perut bagian bawah (busung air / oedema papan),
  • Jika hewan di sembelih akan telihat kerusakan hati atau adanya cacing yang banyak di saluran-saluran hati.

Siklus Hidup Cacing Hati

Siklus hidup cacing hati ini adalah sebagai berikut, cacing hati dewasa yang hidup di hati ternak bertelur kemudian telur keluar bersama dengan tinja, kemudian telur tersebut menetas menjadi larva bersilia, larva ini masuk ke dalam tubuh siput, di dalam tubuh siput larva ini tumbuh menjadi serkaria, selanjutnya serkaria keluar dari tubuh siput menuju air dan berenang bebas menuju rumput, kemudian rumput yang mengandung serkaria tadi dimakan kembali oleh ternak dan akhirnya ternak sehat yang makan rumput tersebut terinfeksi cacing hati.

Siklus Hidup Cacing Hati

Pencegahan
  • Jaga kebersihan ternak, kandang dan lingkungan sekitar,
  • Pemberian pakan berkualitas baik, jika diberi pakan jerami diharapkan dikeringkan dahulu atau diproses fermentasi / amoniasi sehingga mengurangi penularan,
  • Jika hewan sakit segera diobatkan supaya tidak berkelanjutan,
  • Pemberian vitamin dan obat cacing secara rutin.
  • Hindari menggembalakan ternak pada pagi-pagi atau terlalu pagi saat rumput masih basah atau tertempeli embun pagi, usahakan menggembalakan ternak setelah rumput mulai tidak basah lagi setelah terkena sinar matahari.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:05
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.