loading...

Akhirnya Aturan JHT BPJS di Revisi Oleh Presiden Jokowi, Lho yang Teken Siapa?

Posted by

Protes-protes tentang peraturan baru pencairan JHT BPJS akhirnya terjawab sudah dengan direvisinya PP yang melandasi perubahan peraturan mengenai JHT tersebut. Salah satu isi perubahannya adalah pekerja yang di PHK atau berhenti bekerja bisa langsung mencairkan JHT BPJS nya setelah satu (1) bulan tanpa harus menunggu 10 tahun.

JHT BPJS Berpolemik
Hal ini diungkapkan menteri Tenaga kerja M. Hanif  Dhakiri  setelah dipanggil Presiden dan mendapat arahan langsung dari presiden Jokowi.
"Pengecualiannya adalah bagi peserta yang kena PHK atau berhenti bekerja bisa mencairkan JHT hanya dengan masa tunggu satu bulan, tanpa harus menunggu masa kepesertaan 10 tahun. Itu arahan Presiden," kata Menaker M Hanif Dhakiri di Jakàrta pada Jumat (3/7/2015).
Dengan adanya berita tersebut maka PP tentang JHT BPJS akan segera direvisi.(PP no 45/2015).

Pelajaran berharga yang seharusnya diambil oleh para pejabat atau penyelenggara negara adalah, ketika akan menelorkan atau mengeluarkan peraturan alangkah baiknya disosialisasikan terlebih dahulu ke masyarakat sebelum ditentukan atau diketok palu masa berlakunya.

Sosialisasi sangat bermanfaat untuk menjaring aspirasi rakyat yang akan terkena imbas langsung peraturan yang akan ditetapkan, juga bisa menjadi filter untuk melihat tanggapan masyarakat apakah minus atau plus, pro atau kontra. Adakah hal-hal yang perlu diperbaiki atau direvisi sebelum ditetapkan.

Sehingga pada gilirannya saat peraturan baru ditetapkan maka masyarakat sudah langsung bisa menerimanya dengan lapang dada karena aspirasinya bisa tersalurkan dan PP tersebut tidak semakin memberatkan beban hidup masyarakat. Jangan sebentar-sebentar revisi peraturan karena ditolak masyarakat, seolah-olah negara ini hanya sebuah perusahaan yang bisa diatur seenaknya oleh pimpinan. Berulangnya revisi peraturan juga mengindikasikan kecerobohan pejabat saat membuat suatu aturan tanpa memikirkan dampaknya terlebih dahulu pada masyarakat.

Kalau mengutip pernyataan Dede Yusuf, apakah waktu teken presiden Jokowi tidak membaca dulu PP yang mau ditandatanganinya? Sepertinya pernyataan tersebut pas dengan situasinya.......

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 08:46
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.