loading...

Rendeng / Jerami Kangkung, Bahan Pakan Ternak Alternatif dengan Kandungan Protein Kasar (PK) hingga 17%

Posted by

Di Gresik dan Lamongan, jerami kangkung atau lebih dikenal dengan nama rendeng kangkung sudah banyak digunakan untuk pakan ternak ruminansia, mulai dari kambing, domba sampai sapi. Rendeng kangkung ini juga sangat bagus jika diberikan pada ternak kelinci . Rendeng kangkung yang sekarang jadi primadona pakan ternak ruminansia di Gresik, Lamongan dan sekitarnya ini bukanlah sengaja dibuat untuk pakan ternak, akan tetapi tepatnya, bahan tersebut merupakan limbah dari hasil perontokan biji kangkung darat. Jadi memang tidak ada yang sengaja menanam kangkung darat  tersebut untuk diproses menjadi bahan pakan ternak.

Kangkung, Pakan Ternak Alternatif untuk Sapi dan Kambing


Tujuan utama dari penanaman kangkung darat tersebut  adalah untuk diambil bijinya.  Hampir sama saja seperti menanam padi, yang dipanen atau diambil hasilnya adalah bulir padinya, sedangkan jeraminya adalah limbah, sama posisinya dengan rendeng kangkung atau boleh juga disebut jerami kangkung.

Salah satu hal penting yang membedakan jerami kangkung dengan jerami padi adalah kadar nutrisi dalam rendeng/jerami kangkung memang sangat tinggi, jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan jerami padi, kandungan protein kasar (PK) pada rendeng kangkung sekitar 17% dari bahan kering,  jadi memang  bagus jika dijadikan pakan ternak.

Catatan penting,  rendeng kangkung yang dibuat sebagai pakan ternak bukan berasal dari kangkung yang tumbuh di empang atau di sungai-sungai. Tetapi dari kangkung darat yang memang sengaja  ditanam di sawah sehingga  bebas dari bahan logam berat yg umumnya mencemari sungai/perairan.

Pertanyaan yang menggelitik penulis adalah bisakah kangkung yang tumbuh di sungai-sungai atau diempang juga dimanfaatkan sebagai pakan ternak? Seperti diketahui, kangkung air sangat mudah tumbuh dan perkembangannya sangat cepat juga bisa dipanen berulangkali. Kangkung air juga sudah lama dimanfaatkan untuk pakan kelinci selain juga dikonsumsi oleh manusia.

Secara logika, kangkung air juga sangat memungkinkan digunakan untuk pakan ternak ruminansia  yaitu dengan jalan dikeringkan terlebih dahulu dan setelah kering bisa digiling sehingga bentuknya serupa dengan konsentrat. Pemberian bisa dicampurkan pada konsentrat sapi, diharapkan dengan pemberian kangkung kering (jerami kangkung) dari kangkung air ini, nilai protein atau kandungan protein kasar dalam konsentrat sapi bisa lebih tinggi karena disuplai oleh kandungan PK Kangkung yang mencapai 17% tersebut  dan produktifitas ternak bisa meningkat, pertambahan gain cepat sehingga pakan lebih efisien dan biaya pakan bisa ditekan.

Yang perlu diperhatikan adalah, berapa harga kangkung segar per kg di daerah anda? berapa harga kangkung setelah dikeringkan? Bandingkan dengan bahan pakan lain yang memiliki kandungan nutrisi yang hampir sama dengan kangkung, jika harga kangkung lebih murah dari bahan tersebut maka sangat layak untuk dicoba sebagai bahan pakan ternak alternatif. Semoga bermanfaat.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:31
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.