loading...

Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Hampir Punah Meski Tidak diburu karena Dagingnya Beracun

Posted by

Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata)

Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata)


Penyu sisik mudah dikenal karena keping-keping perisai punggungnya saling menutupi seperti genting, berwarna hijau coklat agak transparan. Ukurannya dapat mencapai sekitar 1.000 cm. Mocongnya serupa
paruh. Pada kepalanya terdapat 2 pasang sisik prefrontal. Rahang atasnya serupa moncong burung kakatua, agak melengkung ke bawah dan relatif tajam.

Klasifikasi Ilmiah Penyu Sisik
Kingdom : Animalia
Sub Kingdom : Metazoa
Phylum Chordata
Sub Phylum : Vertebrata
Class : Reptilia
Sub Class : Anapsida
Ordo : Testudinata
Sub Ordo : Clylodira
Family : Chelonidae
Genus : Eretmochelys ( Penyu Sisik)
Spesies : Eretmochelys imbricata (Penyu Sisik)


Pewarnaan :

Anaknya berwarna hitam dan bagian bawahnya juga berwarna kehitaman.

Habitat :
Makanannya terutama berupa ikan dan udang-udangan, diduga jenis ini juga memakan hewan seperti ubur-ubur, oleh karena itu daging jenis ini kurang disukai dibanding jenis penyu lain karena beracun.
Reproduksi :
Seekor betina dapat bertelur sekitar 75-115 butir telur yang agak lunak, berukuran sekitar 40-50cm. Makanannya adalah ikan, udang dan ubur-ubur.
Status :
Sudah jarang, hampir punah, dilindungi; IUCN : sangat terancam punah; CITES Appendix I.
Penyebaran :
Perairan tropika, laut Indonesia dan Papua New Guinea

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 06:05
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.