loading...

Konsentrat Ayam "Haram" Untuk Pakan Ternak Sapi.

Posted by

Masih banyak peternak kecil, dalam hal ini peternak sapi, yang belum mengetahui bagaimana cara memberi pakan ternaknya dengan baik. Baik dalam arti jumlahnya, komposisinya dan bahan yang diberikan atau yang dicampurkan dalam ransum ternaknya.

Maaf  Juragan jangan beri kami konsentrat Ayam, karena bisa bikin kami jadi Sapi Gila

Masih banyak dari mereka yang hanya ikut-ikutan dan bermodal "katanya". Contohnya ketika orang bilang daun ini cocok buat sapi maka berbondong-bondong para peternak kecil menggunakannya atau ketika ada yang bilang obat ini bagus untuk sapi maka merekapun bersegera mencari obat yang dimaksud dan menggunakannya tanpa meneliti dulu apa ada bahaya atau efek sampingnya.

Jadi, sebenarnya terjadinya penyelewengan obat maupun bahan-bahan berbahaya yang digunakan untuk pakan ternak sapi lebih banyak karena unsur kurangnya pengetahuan dikalangan peternak kecil yang hanya bermodal coba-coba dan meniru-niru peternak lain yang dia anggap berhasil.

Salah satu yang sering ditanyakan peternak sapi pemula adalah mengenai penggunaan konsentrat pakan ayam untuk diberikan sebagai campuran ransum sapi.

Beberapa peternak kecil melakukan pencampuran antara konsentrat ayam dan konsentrat sapi dan menurut mereka hasilnya bagus, perkembangan sapinya juga cepat. Hal ini menarik peternak sapi lain untuk melakukan hal yang sama yaitu mengoplos konsentrat ayam dengan konsentrat sapi. Mereka memang tidak tahu bahkan banyak yang tidak mengerti jika konsentrat ayam tidak boleh diberikan pada sapi. Kita tahu bahwa konsentrat ayam memiliki kandungan protein yang tinggi yang tentu saja sangat baik buat pertumbuhan ternak, termasuk ternak sapi.

Lantas mengapa konsentrat ayam dilarang untuk sapi? Masih ingat kasus sapi gila atau mad cow beberapa tahun yang lalu yang demikian mewabah di negara-negara eropa?

Setelah dilakukan investigasi oleh badan yang berwenang, ternyata penyakit Mad Cow atau Sapi Gila ini disebabkan karena ration atau ransum sapi mereka, peternak negara-negara eropa, menggunakan bahan yang berasal dari limbah hewan atau binatang seperti tepung tulang, tepung darah dan tepung jerohan.

Penyakit sapi gila diduga berawal dari perubahan pola hidup manusia dan hewan. Adalah ilmiah, jika sapi makannya rumput, karena sapi adalah hewan herbivora. Namun akibat pola tingkah manusia modern, sapi diberi makan tulang, daging, dan sebagainya yang menyalahi kodratnya sebagai binatang memamah biak. Penyakit mad cow berawal dari pemberian pakan sapi asal tepung tulang dan daging domba yang terkena penyakit  scrapie. Juga daging dan tulang asal sapi yang terjangkit BSE, yang didaur ulang menjadi pakan ternak sapi. Sebenarnya inilah kanibalisme. Nah, kondisi seperti inilah yang menyalahi aturan alam semesta. Kemudian manusia makan daging sapi yang tercemar BSE tadi, sehingga manusia pun terjangkit nvCJD. Kesimpulannya penyakit Sapi GILA ini bisa menular ke manusia. 

Singkatnya penyakit sapi gila atau BSE disebabkan oleh Protein Prion (PrP) yang berasal dari MBM (Meat Bone Meal)

Sedangkan seperti diketahui, konsentrat ayam biasanya mengandung tepung tulang dan tepung darah. Hal inilah yang menyebabkan konsentrat ayam "HARAM" jika diberikan pada sapi. Dengan kata lain dilarang memberikan pakan konsentrat ayam yang mengandung bahan-bahan asal hewan (hewani) untuk dicampurkan pada pakan sapi. Semoga bermanfaat.

Ini Peraturan Pemerintah yang Melarangnya:
Peraturan Menteri Pertanian No. 471/Kpts/OT.210/5/2002 mengatur tentang Pelarangan Penggunaan Tepung Daging, Tepung Tulang, Tepung Darah, Tepung Daging dan Tulang (TDT) dan Bahan Lainnya asal Ruminansia sebagai Pakan Ternak Ruminansia 

Pertanyaan:
  • Larangan ada, peraturan ada, kok masih banyak peternak yang belum tahu apa tidak ada sosialisasi dari Dinas Peternakan kepada peternak sapi didaerahnya masing-masing? Atau peternak sapinya yang masa bodoh, penting sapinya gemuk?
  • Ntar kalau sudah kejadian sapi-sapi pada "Gendeng" baru sibuk saling menyalahkan dan mencari kambing hitam (kasihan si kambing hitam gak tahu apa-apa masuk DPO hehehe...).
  • Memang resiko ditanggung pemilik sapi, tetapi perlu dicatat bahwa penyakit sapi gila ini bisa MENULAR pada manusia, mau?
Ingin tahu artikel lebih lengkap tentang SAPI GILA? silahkan KLIK DISINI 
Silahkan Sebarkan dan bagikan artikel ini, mungkin bermanfaat buat rekan dan kolega anda

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 22:23
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.