loading...

Harimau Sumatera, Fauna Buas Yang Dilindungi Khas Hutan Sumatera

Posted by

Pemerhati hewan-hewan yang dilindungi tentu mengetahui jika ada sebuah undang-undang yang dikeluarkan oleh pemerintah yang isinya melarang memperjualbelikan satwa yang dilindungi. Undang-undang perlindungan satwa yang dimaksud adalah UU pasal 21 nomor 5 tahun 1990 poin (d) yang berbunyi “setiap orang dilarang untuk memperniagakan, menyimpan atau memiliki, kulit, tubuh atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian satwa tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia”. Bagi yang melanggar hukum ini dijatuhi sanksi pidana maksimal 5 tahun kurungan dan maksimum denda sebesar Rp. 100 juta.

Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)

Tetapi kenyataannya masih banyak ditemukan perdagangan satwa dilindungi maupun produk-produk olahan yang berasal dari satwa langka. Salah satu satwa langka yang dilindungi dan sering menjadi incaran pemburu karena harga kulitnya yang sangat mahal adalah Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae).

Berkurangnya harimau sumatera selain karena perburuan hewan itu sendiri, juga diakibatkan oleh perusakan habitat hidup hewan ini. Berkurangnya jumlah babi hutan sebagai makanan utama harimau sumatera juga ikut mempengaruhi semakin berkurangnya populasi harimau ini. Dalam 1 tahun, seekor harimau mampu menghabiskan 50 ekor babi hutan, sehingga jika populasi babi hutan menipis maka populasi harimau sumatera juga ikut terancam.

Harimau Sumatera mampu bertahan hidup antara 15 - 20 tahun, merupakan waktu yang cukup lama. Harimau betina mampu melahirkan anak 2 - 3 ekor setelah bunting 103 hari. Anak harimau akan menyusu induknya selama 8 minggu pertama tanpa makanan lain. Mereka baru bisa berburu setelah umur sekitar 18 bulan.

Harimau Sumatera dapat dikenali dari warna dan bentuk tubuhnya. Ciri-cirinya antara lain:
  • Warna lebih gelap dengan pola hitam yang dominan dibandingkan harimau lainnya, Panthera tigris sumatrae memiliki tekstur belang yang tipis. 
  • Janggutnya ditumbuhi banyak rambut. 
  • Harimau Sumatera betina memiliki bobot sekitar 200 pound atau setara dengan 91 kg dengan panjang 78 inci atau 198 cm
  • Harimau Sumatera jantan lebih berat dengan bobot 300 pound atau 140kg dengan ukuran rata-rata 92 inci atau 250 cm dari kepala ke bagian kaki.
  • Bulu kawanan betina akan berubah menjadi hijau gelap kala melahirkan. 

Salah satu andalan atau keunggulan harimau sumatera  adalah fauna buas ini mempunyai mata dan telinga yang sangat tajam. Ini sangat berperan dalam membantu kehidupan mereka yang berkembang di alam hutan liar.

Yang unik dari makanan harimau sumatera yang oleh penduduk setempat dijuluki "kucing air" adalah hewan ini juga menyukai durian, padahal harimau sumatera adalah termasuk hewan carnivora. Makanan alami utamanya adalah babi hutan, kijang, unggas, ikan dan orang hutan.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:47
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.