loading...

Festival Makan Daging Ribuan Anjing di Yulin, Tiongkok. Pembantaian Anjing?

Posted by

Kebiasaan memakan daging anjing ini sebenarnya banyak terjadi di negara-negara lain juga, tidak hanya di china. Bahkan di Indonesia, sudah sejak lama dikenal yang namanya "sate kambing hitam" yang bukan lain adalah sate daging anjing. Apalagi jika sempat berkunjung ke Medan Sumatera Utara maka memakan daging anjing disana sudah sangat biasa, hampir mirip dengan konsumsi daging babi disana. Tetapi konsumsi daging anjing seperti yang ada di Indonesia dan negara-negara lain adalah layaknya memakan daging sehar-hari dan jumlahnyapun tidak langsung banyak sampai ribuan ekor.


Jumlah anjing sampai ribuan ekor inilah yang sekarang menjadi sorotan dunia. Festival atau kebiasaan makan anjing bersama-sama keluarga saat musim panas yang sudah terjadi bertahun-tahun di Yulin Tiongkok. Dan tahun inipun festival tersebut jalan seperti tahun-tahun sebelumnya. Festival makan daging anjing di Yulin, wilayah otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok, jalan terus meski mendapat kecaman dari dunia internasional.  Senin (22/6) festival tahunan itu tetap dibuka. Ribuan anjing dimasukkan berjejal ke kandang-kandang, siap untuk dipilih oleh pembeli sebelum akhirnya dikuliti hidup-hidup dan dimasak. Setiap kali festival itu berlangsung, setidaknya 10 ribu anjing dibunuh.

Makan anjing, bagi seorang muslim adalah haram hukumnya, tetapi anehnya kadang masih ada saja yang  mengkonsumsinya dengan alasan kesehatan dan lain-lain. Sedangkan di negara-negara yang mayoritas penduduknya non muslim, makan daging anjing adalah hal biasa seperti mereka makan daging babi atau daging sapi.

Festival makan daging anjing di Yulin ini mengundang tentangan dari berbagai pihak, tetapi tampaknya hanya sedikit sekali yang langsung menggelar aksi demo di kantor pemerintah. Sekitar sepuluh aktivis kemarin juga menggelar aksi di depan kantor pemerintah Yulin untuk memprotes festival tahunan tersebut. Mereka membawa berbagai spanduk. Beberapa di antaranya bertulisan ”Hukum Penjual Anjing Ilegal”dan”Keamanan Makanan Harus Lebih Diutamakan daripada Keuntungan Penjualan Daging Anjing”. Para demonstran itu diusir oleh 20 orang yang tidak dikenal.

Pemerintah Yulin menyampaikan pembelaan bahwa kegiatan itu digelar oleh penduduk untuk menyambut musim panas. Menurut mereka, beberapa penduduk di Yulin memang memiliki kebiasaan berkumpul dan makan daging anjing pada awal musim panas.

”Festival makan daging anjing ini hanyalah istilah komersial. Pemerintah kota tidak pernah secara resmi menggelar festival makan daging anjing,” jelas pemerintah melalui website resminya. Pemerintah Yulin juga menegaskan akan menghukum orang-orang yang menjual anjing curian.
Mayoritas penduduk Tiongkok sebenarnya tidak mempermasalahkan anjing untuk dimakan. Mereka menganggap itu sebagai hal biasa. Di Tiongkok, setiap tahun ada 10 juta anjing yang dibunuh untuk dikonsumsi. Selain anjing, kucing juga menjadi makanan favorit sebagian penduduk.
Mayoritas anjing yang dijual di festival Yulin tampak cukup terawat dan beberapa masih memiliki kalung tanda pengenal di leher. Sebagian besar dari anjing-anjing tersebut memang curian.

Beberapa aktivis dan penyayang binatang berusaha menyelamatkan dengan membeli sebagian anjing. Namun, tentu saja mereka tidak bisa membeli semuanya. Jumlah anjing yang berhasil diselamatkan hanya ratusan.

Salah seorang pencinta binatang yang rela merogoh kantongnya demi menyelamatkan anjing-anjing itu adalah Yang Xiaoyun. Dia menghabiskan CNY 7 ribu (Rp 14,9 juta) untuk menyelamatkan sekitar seratus anjing di Yulin Sabtu lalu (20/6) sebelum festival dibuka.
Komedian Inggris Ricky Gervais dan supermodel Gisele Bundchen juga ikut unjuk keprihatinan atas festival itu. Gervais menyuarakan protes melalui serangkaian pesan di akun Twitter miliknya yang diakhiri dengan hashtag #StopYuLin2015. ”Ini seharusnya dinamakan Festival Penyiksaan Anjing karena begitulah kondisinya,” tulis Gervais. Sementara itu, petisi di Change.org untuk mengakhiri festival tersebut telah mendapatkan suara lebih dari 3,8 juta.
Kalau kita ingat-ingat sebelum festival makan daging anjing ini sebenarnya adalagi festival yang tidak kalah dalam jumlah hewan yang dibunuh yang terjadi di Nepal yaitu persembahan ribuan ternak untuk dewa dengan jalan dibunuh disebuah tanah lapang.  Menurut wartawan media Daily Mail, Sara Malm, Penduduk Nepal menyembelih ratusan ribu kerbau pada acara upacara Hindu pada November 2014, lebih dari 300.000 orang hindu melihat ribuan hewan itu dibunuh dengan maksud membawa keberuntungan bagi semua umat hindu.

Lebih dari 250.000 hewan dibariskan untuk disembelih dalam acara festival keagamaan di Nepal yang berlangsung selama dua hari. Dalam acara keagamaan tersebut kerbau, burung dan kambing dikorbankan untuk menenangkan dewi Hindu, sesuai kepercayaan penduduk Nepal. Jutaan umat Hindu berduyun-duyun ke upacara datang ke acara yang diadakan setiap lima tahun sekali di kuil Gadhimai, Bariyarpur, Nepal, dekat perbatasan India tersebut.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 00:28
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.