loading...

Apa Yang Harus Dilakukan Peternak Saat Harga Sapi Turun?

Posted by

Jika membaca situasi tata niaga sapi dari berita-berita tentang sapi di surat kabar dan juga di grup-grup sosial media saat ini maka yang tersurat adalah adanya penurunan harga sapi baik dipasar-pasar tradisional maupun di feedlotter-feedlotter atau perusahaan peternakan sapi.

Penurunan harga ini  mengindikasikan bahwa stock sapi dipasaran sangat mencukupi kebutuhan daging di dalam negeri bahkan kalau boleh dibilang saat ini mulai berlebihan jumlah sapi yang beredar jika dibandingkan dengan permintaan daging.

Penurunan harga ini juga bisa mengindikasikan turunnya demand atau permintaan daging sapi. Turunnya permintaan daging biasanya dipicu oleh harga daging yang semakin mahal sehingga daya beli konsumen makin terbatas / makin rendah.

Apa yang perlu dilakukan peternak sapi saat harga turun?
Fenomena naik turunnya harga adalah hal yang lumrah dalam kegiatan ekonomi, termasuk juga sektor peternakan. Jika kita melihat komoditi peternakan dalam hal ini ayam, kita akan menemukan fluktuasi yang sangat tinggi dalam hal harga jual. Naik turunnya harga ayam dan telur kadang sangat susah diprediksi. Masih lebih mudah membaca naik turunnya harga sapi.

Jika saat ini harga sapi  dipasaran sedang turun, maka hal-hal berikut ini bisa dijadikan pertimbangan oleh peternak dalam mensikapi penurunan harga tersebut.

Tetap menjual sapinya. Langkah ini biasanya sudah umum dilakukan oleh peternak-peternak menengah dan peternak besar, karena salah satu prinsip mereka adalah continues supply. Artinya apapun harga yang terjadi dipasaran (selama tidak terlalu ekstrim), maka mereka akan tetap mensuplay pelanggannya meskipun resiko yang harus diambil adalah menjual sekaligus merugi. Tetapi kerugian ini bisa sedikit ditutupi dengan pembelian bakalan yang tentunya harganya juga ikut turun. Harapannya saat panen hasil pemeliharaan bakalan yang dibeli saat ini, harga jualnya bisa lebih tinggi.Yang memperihatinkan adalah jika langkah ini dilakukan oleh peternak kecil yang hanya memiliki 1 - 2 ekor yang terpaksa menjual sapinya padahal harga sedang anjlok karena tuntutan ekonomi keluarga atau karena sedang sangat membutuhkan dana tunai.

Menahan Jual. Bisa dilakukan jika peternak memang tidak terlalu membutuhkan dana tunai. Sapi yang ada bisa tetap ditahan untuk tidak dijual, sementara mereka tetap kontinu membeli bakalan untuk digemukkan mengingat harga bakalan yang sedang turun. Tindakan ini biasanya dilakukan oleh peternak kecil tetapi yang memiliki kecukupan modal dan tidak ada beban untuk mensuplay pelanggan. Harus dipertimbangkan mengenai nilai ke-ekonomis-an pakan dan biaya pemeliharaan jika langkah ini diambil karena sapi akan dipelihara dalam jangka panjang. Resiko yang paling parah adalah harga terus turun dan bertahan di level bawah dalam waktu yang lama.

Menjual Sebagian dan Menahan Sebagian Sapinya. Ini adalah salah satu langkah jitu sebagai win-win solution, kenapa? Keuntungan dari langkah ini adalah kita tetap ada replacement sapi sehingga kontinuitas produksi tetap berlangsung. Meskipun sebagian sapi kita jual dengan kondisi harga turun, namun sapi bakalan yang akan kita beli juga dipastikan harganya turun juga. Perlu dipilh sapi yang akan dijual adalah yang sudah benar-benar gemuk dan padat dalam arti jika sapi itu terus dipelihara dikhawatirkan pertambahan berat badannya akan semakin lambat dan bahkan bisa tidak menguntungkan lagi. Selain itu juga perlu dipilih sapi yang benar-benar jelek pertumbuhannya untuk dijual terlebih dahulu karena pasti tidak akan menguntungkan jika terus dipelihara. Jadi secara ringkasnya adalah : Jual sapi tergemuk dan sapi terjelek lebih dahulu. Sedangkan sapi dengan kondisi sedang masih bisa dipertahankan untuk dijual menunggu harga naik. Cara ini juga sekaligus sebagai antisipasi kekhawatiran jika harga sapi akan terus turun dalam jangka waktu lama dan tidak juga beranjak naik.

Nah, tiga kondisi diatas bisa dijadikan pertimbangan, apakah anda akan tetap menjual sapi saat harga turun? atau menahan sebagian dan menjual sebagian ataukah sama sekali tidak menjual sapi atau menahan jual semua sapi yang dipelihara menunggu harga naik, silahkan dikondisikan dengan situasi anda masing-masing, tentunya dengan mempertimbangkan besar kecilnya resiko yang mungkin timbul. Semoga bermanfaat.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 22:10
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.