Matoa, Buah Lezat dari Papua yang Kaya Antioksidan

Posted by

loading...

loading...
Pohon Buah Matoa

Buah Matoa di Papua sudah sangat terkenal sebagai salah satu buah konsumsi, sementara di propinsi lain memang tidak begitu familiar bahkan di pulau Jawa sekalipun, popularitasnya masih kalah dengan buah duku, kelengkeng, durian dan rambutan. Padahal kata orang buah ini rasanya bisa menyaingi Lengkeng dan Rambutan. Matoa atau yang memiliki nama latin Pometia pinnata merupakan tanaman buah yang berasal dari Papua. Matoa tergolong tumbuhan tinggi yang dapat mencapai ketinggian 18 meter dengan diameter mencapai 1 meter. Matoa umumnya hanya berbuah sekali dalam setahun dan biasanya berbuah pada bulan juli sampai dengan oktober kemudian berbuah lagi 4 bulan kemudian. Matoa tersebar di hampir di seluruh daerah Papua, tanaman ini tumbuh di tempat kering yang tidak
tergenang oleh air.

Di Papua dikenal dua jenis Matoa, yang pertama adalah matoa kelapa dan yang lainya adalah matoa pepeda. Ciri yang membedakan keduanya adalah pada buahnya, matoa kelapa buahnya memiliki cirri daging buah yang kenyal sedangkan matoa pepeda memiliki ciri buahnya lembek dan lengket.

Manfaat Buah Matoa
Buah matoa dapat dikonsumsi segar dan memiliki rasa seperti gabungan antara rambutan dan lengkeng yang tentu saja membuat buah ini sangat lezat. Karena rasanya yang enak, buah ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Buah matoa kaya akan vitamin C dan vitamin E, tetapi buah ini kaya akan kandungan glukosa jenuh sehingga jika terlalu banyak mengkonsumsinya akan menyebabkan “teler”.
Buah matoa selain kaya akan kandungan vitamin C dan E juga memiliki banyak manfaa bagi masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi. Harga jual buah matoa yang tinggi membuat buah ini dapat dimanfaatkan untuk membantu perekonomian masyarakat.

-Kandungan vitamin C dalam buah matoa bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas yang menyerang system kekebalan tubuh.

-Vitamin C juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan berbagai macam penyakit.

-Kandungan vitamin E pada buah matoa juga dapat membantu meringankan stress, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kesuburan serta meminimalkan resiko terserang penyakit kanker serta penyakit jantung koroner.

-Vitamin E dalam buah matoa juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit dengan cara menjaga serta meningkatkan kelembapan serta elastisitas kulit.

-Vitamin E juga beranfaat sebagai antioksidan yang bertugas menjaga tubuh dari serangan radikal bebas yang bisa merusak serta menggerogoti sel-sel tubuh.

Budidaya Pohon Matoa
Kelebihan kandungan di dalam buah menjadikan matoa sebagai salah satu tanaman yang sangat menarik untuk dibudidayakan. Terlebih, cara budidaya matoa yang sangat mudah dan tidak memerlukan banyak hal. Tanaman ini juga dapat tumbuh di mana saja.

Masa penanaman matoa memiliki waktu yang cukup panjang untuk bisa mendapatkan buahnya. Beberapa orang memerlukan waktu sampai hampir sekitar beberapa tahun. Tumbuhan ini tumbuh memanjang ke atas dan untuk mendapatkan bagian cabang matoa tentu kita harus memotong pada bagian atasnya.

Pohon matoa dapat berbuah dua kali. Biasanya pohon matoa akan berbuah pada pertengahan tahun dan akan berbuah lagi sekitar 3 bulan setelah matoa berbuah pertama kali. Namun, hasil buah yang di dapat jauh lebih sedikit dari yang pertama. Pohon ini terhitung musiman.
Dalam teknik budidayanya, pohon matoa dapat dikembangkan dengan dua cara, yaitu secara generatif dan vegetatif. Cara generatif yaitu dengan cara menanam biji, sedangkan cara vegetatif yaitu dengan pencangkokan.

Pemindahan bibit dari persemaian harus diperhatikan dan dilakukan secara hati-hati. Bibit matoa sangat peka apabila ada perubahan lingkungan. Terutama pada bagian akar matoa. Sebaiknya perpindahan bibit tidak dilakukan dengan cara mencabut. Hal ini dapat merusak laju perkembangan bibit. 

Baca Juga:
 

loading...
loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 21:36
loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.