Bunga Jengger Ayam, Manfaat Ramuan Daun dan Bunga Jengger Ayam untuk Kesehatan

Tanaman herbal ini kaya akan kandungan kimia yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Pada bagian daun mengandung polifenol, saponin, dan flavonoida, sedangkan bagian bunganya mengandung amaranthin, kaempferitrin, pinitol dan minyak lemak. Herbal dengan rasa manis dan sejuk ini memiliki khasiat dan manfaat sebagai antiradang, keputihan, membantu menjernihkan penglihatan pada mata, serta menghentikan pendarahan seperti pada penderita wasir berdarah, batuk darah, muntah darah, air kemih berdarah, perdarahan rahim serta mimisan pada hidung.
Jengger ayam adalah tanaman bunga dari famili Amaranthaceae yang bentuk bunganya menyerupai daging merah yang tumbuh dibagian kepala ayam jantan. Bunga jengger ayam juga memiliki kemampuan antibakteri. Yulia Pita Sari, Darwis Welly, dan Supriati Rochmah, meneliti ekstrak bunga tanaman jengger ayam sebagai antibakteri dalam karya penelitian untuk tesis di Universitas Bengkulu (2014). Melalui penelitian berjudul “Uji Efektivitas Ekstrak Bunga Tanaman Jengger Ayam (Celosia cristata, L.) sebagai antibakteri Shigella dysenteriae Kiyoshi Shiga dan Salmonella typhi Karl Ebert, para peneliti dari Departemen Ilmu Biologi Fakultas MIPA tersebut berdasarkan hasil analisis ANOVA mendapatkan hasil konsentrasi efektif ekstrak bunga jengger ayam dalam menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysentriae yaitu 15 persen (150 µg/ml), untuk bakteri Salmonella typhi yaitu konsentrasi 35 persen (350 µg/ml). Ekstrak bunga tanaman jengger ayam, menurut penelitian yang dapat dibaca di repository.unib.ac.id itu,  lebih efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae dan bakteri Salmonella typhi dibandingkan larutan pembanding kloramfenikol. Uji efektivitas ekstrak bunga tanaman jengger ayam dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. dysentriae didapatkan H0 (perlakuan ekstrak tidak menghambat pertumbuhan bakteri S. dysentriae) diterima dan H1 (perlakuan ekstrak menghambat pertumbuhan bakteri S. dysentriae) ditolak dan untuk hasil uji efektivitas dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. typhi didapatkan H0 (perlakuan ekstrak tidak menghambat pertumbuhan bakteri S. typhi) ditolak dan H1 (perlakuan ekstrak menghambat pertumbuhan bakteri S. typhi) diterima.
Jengger ayam (Celosia cristata), tanaman ini bukan termasuk sebagai tanaman liar semenjak banyak orang yang sengaja menanam tanaman ini di pekarangan rumahnya. Tanaman dengan bunga berumpun ini memiliki manfaat dan khasiat sebagai tanaman herbal yang ampuh mengobati bermacam-macam penyakit.

Bunga jengger ayam mengandung:
Amaranthin, Minyak lemak, Pferitrin, dan Pinitol

Daun jengger ayam mengandung:

Flavonoida, Polifenol, dan Saponin.

Tanaman jengger ayam mampu mengatasi berbagai pennyakit, seperti: Mimisan, batuk darah, disentri, air kemih berdarah, wasir berdarah, wasir berdarah, pendarahan rahim, muntah darah, diare, infeksi saluran kencing, kencing nanah, keputihan, penglihatan kabur, dan mata merah

Manfaat Jengger Ayam dan Ramuan Herbalnya:

Disentri
Rebus 10 g tumbuhan jengger ayam dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas, dinginkan, lalu saring. Minum air rebusannya 2 kali sehari masing-masing 1 gelas. Lakukan secara rutin dan sampai sembuh.

Infeksi saluran kencing
Rebus 15 g tumbuhan jengger ayam dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas, dinginkan, lalu saring. Minum air rebusannya 2 kali sehari masing-masing 1 gelas. Lakukan secara rutin sampai sembuh.

Wasir berdarah
1. Cuci bersih 15 g bunga jengger ayam, 30 g akar rimpang teratai (Nelumbium nelumbo Druce.), dan 15 g urang-aring (Eclipta prostata). Rebus semua bahan dengan 3 gelas air sampai terisisa 1 gelas, stelah dingin minum air rebusannya 2 kali sehari masing-masing ½ gelas.
2. Layukanlah 2 lembar daun jengger ayam dengan cara mendiamkannya di atas api. Setelah layu, tempelkan pada ambeyen yang meradang.

Pendarahan rahim
1. Cuci bersih 15 g bungan jengger ayam dan 30 g umbi daun dewa. Rebus kedua bahan dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusannya sekaligus 1 kali sehari.
2. Bunga jengger ayam yang kering di tumbuk hingga menjadi serbuk, ambil sebanyak 5 gr, lalu seduh dengan secangkir air panas, tutup sampai dingin, minum sekaligus ramuan tersebut, lakukan 3-4 kali sehari.

Mengurangi gangguan penglihatan

tumbuklah daun, batang, dan bunga jengger ayam secukupnya hingga menjadi sekitar 30 gr. Rebus dalam 400 cc air hingga mendidih dan tersisa setengahnya. Saring dan minum selagi hangat. boleh ditambah madu jika suka.

Keputihan
Siapkan 15gr bunga jengger ayam kering, 15gr sambiloto kering, dan 10gr daun iler segar, tambahkan 3 gelas air, lalu rebus hingga airnya tinggal satu gelas. Setelah dingin kemudian saring dan minumlah sekaligus sebelum makan. Ampasnya bisa di rebus sekali lagi untuk diminum pada sore hari.

Batuk berdarah, Mimisan, dan Muntah dara
Rebus 15 g bunga jengger ayam dengan 30 g akar rimpang terate (nelumbium nelumbo Druce.) dan 15 g urang-aring (Eclipta prostata) dalam 3 gelas air. Setelah airnya tersisa 1 gelas, minum 2 kali sehari masing-masing ½ gelas.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 23:13
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.