Macam-macam Cara Anesthesi pada Ternak, Teknik dan Fungsinya

loading...
Saat akan melakukan tindakan operasi atau pembedahan pada hewan ternak seperti sapi, kambing, domba dan hewan lainnya, sangat diperlukan perlakuan anesthesi yaitu perlakuan agar hewan ternak tidak merasakan sakit saat tindakan operasi dilakukan. Definisi Anesthesi adalah keadaan tidak peka terhadap rasa sakit. Anesthesi ini dimasyarakat lebih populer dengan sebutan pembiusan.

Sebagai tambahan pengetahuan berikut ini penjelasan singkat tetapi lengkap mengenai seluk beluk anesthesi yang perlu diketahui secara khusus oleh seorang veterinery atau praktisi kesehatan hewan dan juga perlu diketahui oleh peternak pada umumnya. Semoga bermanfaat.

Tipe-tipe anasthesi :

Anasthesi lokal
  • Pemakaian obat anastetik lokal berguna untuk menghilangkan rasa sakit tanpa disertai  hilangnay kesadaran dengan jalan menghambat transmisi impuls saraf secara reversibble untuk meningkatkan nilai ambang terhadap rangsangan.
  • Cara kerja obat anastesi lokal adalah dengan menghambat transmisi saraf dari neuromuskuler ke ganglia.
  • Dalam bentuk cairan yang disemprotkan pada permukaan kulit atau mukosa yang akan dianastesi atau untuk obat tetes, atau dalam bentuk salep.
  • Digunakan dalam operasi ringan, semisal pungsi, insisi.exsisi(umum), kastrasi, docking, pencabut gigi, enuclatio (khusus).
  • Bertujuan mempengaruhi sel2 syaraf dgn kontak lgs pd sitoplasma dan membran sel.
  • Meningkatkan nilai ambang thdp rangsangan dgn demikian menghalangi transmisi impuls sensoris & motoris.
  • Pengaruh pertama pada syaraf simpatis, kemudian syaraf sensorif dan terakhir syaraf motoris.

Anasthesi regional
  • Dilakukan untuk menghambat (block) pada syaraf sensoris atau syaraf-syaraf yang menginervasi daerah yang akan dioperasi.
  • Untuk analgesi spinal, obat anastetik lokal disuntikkan ke dalam canalis spinalis yang akan menimbulkan paralisa sementara pada bagian-bagian tubuh tertentu yang memperoleh inervasi saraf sensoris dan motoris.
  • Cara pemberian : subarrachnoid dan epidural
  • Epidural block terbagi dalam : anterior block dan posterior block.

Anasthesi umum
  • Adalah hilangnya kesadaran disertai atau tanpa disertai hilngnya rasa sakit.
  • Hampir semua obat anestetik menghambat aktivitas sistem syaraf pusat secara bertahap diawali fungsi yang kompleks yang dihambat dan yang paling akhir dihambat adalah medulla oblongata dimana treletak pusat vasomotor dan pusat respirasi yang vital.
  • Depresi umum pada sitem syaraf akan menimbulkan hipnosis, analgesi, dan depresi pada aktivitas refleks.

Teknik pemberian anastesi umum :
1. Pemberian parenteral
2. Pemberian inhalasi
3. Kombinasi dari obat-obat diatas dengan obat-obat muscle relaxant
4. Elektronarkosis

Obat-obatan preanestik yang disebut juga premedikasi dibutuhkan untuk mempersiapkan hewan sebelum pemberian obat anestetik, baik lokal, regional ataupun umum.
Premedikasi diberikan kurang lebih setengah sampai satu jam sebelum pemberian anestesi umum atau anestesi lokal. Obat-obat tersebut disuntikkan secara intramuskular, subkutan atau bahkan intravena.

Manfaat premedikasi adalah:
  • Membuat hewan menjadi lebih tenang dan terkendali.
  • Mengurangi dosis anestesi.
  • Mengurangi efek-efek anatomik yang tidak diinginkan.
  • Mengurangi efek-efek samping yang tidak diinginkan.
  • Mengurangi nyeri preopersi.

Obat-obat yang digunakan dalam anestesi premedikasi adalah:

Anticholinergik
  • Atropine sulfate
  • bekerja mengurangi sekresi kel. Ludah dan bronchial dan mencegah bradycardia.
  • Scopolamine
  • Glycopyrrolate

Analgesik
  • Analgesik narkotik
  • Meperidine (Demerol)
  • Methadone (Dolophine)
  • Analgesik non narkotik

Neuroleptanalgesik
Tranqualizer
Efek : mengurangi aktivitas motorik dan sedasi
Misal : obat-obat DERIVAT PHENOTHIAZINE (Chlorpromazine, Acepromazine dan Promazine)
Dosis : Kuda 0,4 mg / kg BB IM
Hewan lain : 1 mg / kg BB IM

Obat dissosiatif
Tingkat relaksasi muskulus yang dipengaruhi obat anastetik dissosiatif bervariasi tergantung pada dosis yang dipakai dan tidak terjadi secara menyeluruh. Misal : Ketamine HCL
Ketamine
Aqueous solution..
Stabil selama 3 tahun dalam botol yang terlindungi dari cahaya dan panas
Onset of action lambat à 1-2 menit.
Rapid acting non barbiturat general anaesthetic.
Golongan phenyl cyclohexylamine.
EFEK pada SSP :

  • Efek analgesia yang kuat
  • Efek hipnotik kurang
  • Kesadaran kembali tercapai setelah 15 menit
  • Disorientasi, Halusinasi, gelisah
INDIKASI :

  • Sebagai obat tunggal maupun induksi
  • Digunakan pada penderita beresiko tinggi
  • Operasi kecil
KONTRA INDIKASI :

  • Hypertensi pada penderita
  • Cardiak pada penderita
  • Dosis : IV : 5 – 8 mg / kg BB
  • IM : 10 – 20 mg / kg BB

Barbiturate
Digunakan untuk :
  • Sering dipakai pada hewan kecil.
  • Menyebabkan depresi pada respirasi.
  • Bila sebagai anaesthesi tunggal harus sangat dalam supaya terjadi analgesia & relaksasi otot.
  • Dosis dikurangi bila telah diberikan premedikasi , atau digunakan sebagai induksi anaesthesi.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 19:39
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.