Keunggulan dan Kelemahan Sistem Pemeliharaan Sapi Potong, Antara Ikat dan Lepas

Posted by

loading...

loading...
Keuntungan dan Kerugian Pemeliharaan Sapi Sistem Lepas/Koloni dan Sistem Ikat/Individual

Pemeliharaan sapi lokal, pada awalnya hanya dijadikan semacam tabungan oleh petani, mereka hanya memelihara 1 atau 2 ekor yang diikat dalam kandang. Namun saat ini perkembangan pemeliharaan sapi lokal sudah sampai pada tahap komersial dimana seseorang atau perusahaan memelihara ratusan bahkan ribuan ekor sapi lokal.

Beberapa orang atau perusahaan menggunakan sistem ikat yaitu sapi diikat satu-satu berjajar dalam kandang, sedangkan perusahaan lainnya lebih menerapkan sistem lepas atau koloni yaitu beberapa ekor sapi dilepas dalam kandang berukuran tertentu.

Kedua sistem ini tentu punya keunggulan dan kelemahan masing-masing. Pasti ada keuntungan maupun kerugian dari penerapan kedua sistem tersebut. Lantas yang mana yang paling baik diterapkan? Sebelum menjawab pertanyaan ini kita perlu terlebih dahulu mengupas keuntungan atau keunggulan dan kelemahan masing-masing sistem tersebut.

Sistem Pemeliharaan Koloni / Lepas tanpa diikat


Keunggulan:
> Hemat area. Luas lahan yang tidak terlalu besar bisa menampung banyak sapi, tinggal membuat petak-petak kandang dengan ukuran tertentu, misalnya 10 m x 10 m untuk kapasitas 25 ekor sapi.
> Hemat dan efisien tenaga kerja, karena tidak perlu memberi pakan sapi satu demi satu.
> Pemberian air minum lebih mudah, tinggal dibuatkan bak minum dan suply air adlibitum, maka sapi akan datang minum sendiri.
> Performance fisik sapi lebih bagus dan berotot, hal ini terkait dengan kenyataan bahwa sapi yang dilepas dalam kandang akan selalu bergerak sehingga pembentukan ototnya bagus, lebih muscle.

Kelemahan:
> Sulit mengontrol pakan yang dikonsumsi tiap ekor sapi. Sapi yang dominan akan makan terlebih dahulu sampai kenyang, sisanya baru dimakan yang lebih lemah. Harus selalu kontrol agar pakan tidak kehabisan sebelum semua sapi mendapat jatah pakan. Lebih baik ada sisa pakan besok harinya untuk menjamin semua sapi telah mendapatkan jatah pakannya.
> Resiko cedera sapi tinggi, sapi lokal yang dilepas cenderung akan berlarian, saling berkelahi antar sapi, dan saling menaiki/mengawini meskipun sama-sama jantan. Hal ini mengakibatkan sapi rawan lamenes atau pincang dan juga terluka akibat bertarung.
> Sapi yang terlalu banyak bergerak, kenaikan berat badan tidak akan bagus karena energi terpakai untuk gerak bukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya.


Sistem Pemeliharaan Ikat / Individual


Keunggulan:
> Pakan bisa dikontrol tiap ekor sapi sehingga langsung bisa diketahui sapi yang bermasalah dengan yang tidak.
> Perkembangan atau peningkatan berat badan lebih cepat karena sapi hanya diam, makan dan tidur
> Handling lebih mudah karena sapi memakai ikat

Kelemahan:
> Membutuhkan tempat yang lebih luas daripada sistem koloni dengan jumlah populasi yang sama
> Tenaga kerja butuh lebih banyak karena harus memberi pakan dan minum satu demi satu.
> Performance sapi biasanya kurang bagus meskipun penambahan berat badannya cepat, karena sapi kurang exercise, dan biasanya ditandai dengan perut yang besar dan ini tidak disukai pedagang karena mengindikasikan karkas yang jelek akibat perut yang besar tersebut.

Mungkin masih ada keunggulan maupun kelemahan lain dari kedua sistem pemeliharaan di atas. Tetapi yang terpenting adalah jika anda memilih memakai salah satu sistem tersebut bisa terlebih dahulu disiapkan tindakan antisipasi dari kelemahan kedua sistem ini.

Salah satu anstisipasi jika anda menggunakan pemeliharaan sistem Lepas atau Koloni:
> Pastikan lantai kandang benar-benar kasar, tetapi tidak tajam. Ini dimaksudkan meskipun dalam kondisi basah lantai kandang tidak licin sehingga sapi tidak mudah terpeleset.
> Kemiringan lantai kandang jangan terlalu miring, kisaran kemiringan 10 derajat.
> Pastikan pemberian alas kandang dengan jerami atau bagas pada saat pelepasan sapi sampai sapi-sapi bisa beradaptasi dengan koloninya.

Untuk kandang sistem individu, agar performance sapi lebih bagus dalam arti sapi tidak cuma gemuk perutmya, pastikan pakan yang diberikan tidak terlalu banyak serat kasar, meskipun serat kasar sangat diperlukan sapi tetapi jika jumlahnya berlebihan hanya akan menjadi bulky alias isi perut saja. Dan usahakan pakan memiliki kandungan protein yang tinggi tetapi harus tetap ekonomis karena bahan pakan yang berprotein tinggi biasanya mahal harganya.

Penulis menyarankan untuk memelihara menggunakan dua sistem ini sekaligus, misalnya untuk sapi-sapi yang berukuran kecil bisa langsung dikandang lepas atau koloni, karena sapi kecil cenderung lebih "akur" dengan temannya sehingga kemungkinan cedera makin kecil. Sedangkan untuk sapi-sapi besar bisa menggunakan sistem ikat. Pertimbangan penggabungan kedua sistem ini adalah agar kapasitas lahan yang dimiliki bisa dimanfaatkan secara maksimal. Semoga bermanfaat. Sebarkan jika anda merasa artikel ini bisa bermanfaat bagi rekan-rekan calon peternak yang lain. Berbagi Ilmu tidak pernah ada ruginya, Ilmu akan berkembang jika diamalkan. Terima kasih. Jangan Lupa Baca Juga : Bagaimana Perlakuan yang Tepat Terhadap sapi Bakalan yang baru dibeli dari Pasar Hewan?

Kalau ingin tahu cara tercepat Deteksi Kebuntingan, Baca Juga: Deteksi Dini Kebuntingan Sapi dengan Asam Sulfat, Ini Lho Caranya !

Sedangkan untuk Ciri sapi Bakalan  SUPER, Baca Juga:   Ciri-ciri Sapi Bakalan Calon Sapi Super

Yang Cari Pasar Hewan, silahkan baca di: Alamat Pasar Hewan Di Probolinggo dan Lumajang Jawa Timur

loading...
loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 00:06
loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.