Manfaat Daun Sambiloto, Ramuan Obat Tradisional Warisan Leluhur

loading...
Satu lagi tanaman liar yang sudah lama dikenal memiliki khasiat sebagai obat tradisional. Biasa dimanfaatkan sebagai jamu oleh mbah-mbah kita. Nah kita sebagai generasi penerusnya sudah selayaknya melestarikan ramuan herbal yang berbahan utama Sambiloto ini sebagai salah satu kekayaan khas pengobatan alternatif Nusantara. Sambiloto (Andrographis paniculata) adalah tumbuhan khas daerah teropis yang dapat tumbuh dimana saja. Daun sambiloto digunakan untuk berbagai keperluan. 
 

Daun sambiloto ini mengandung senyawa andrographolide. Senyawa ini terasa pahit, tapi memiliki sifat melindungi hati. Penelitian membuktikan bahwa senyawa ini mampu melindungi hati dari efek negatif galaktosamin dan parasetamol. Senyawa ini juga berperan besar dalam menurunkan enzim CDK4 sehingga menekan pertumbuhan sel kangker. Senyawa andrographolide juga berkhasiat meninggalkan kekebalan tubuh.

Tumbuhan sambiloto cukup mudah ditemukan, karena sering tumbuh secara liar di tempat terbuka, pinggir jalan, ladang, atau tanah kosong yang tidak difungsikan misalnya. Pengembangbiakannya juga terbilang simpel, tinggal petik buah yang sudah tua, ambil bijinya, lalu disemaikan.

Berikut beberapa sebutan sambiloto di daerah dan luar negeri: sambilata (Melayu); ampadu tanah (Sumatera Barat); sambiloto, ki pait, bidara, andiloto (Jawa Tengah); ki oray (Sunda); pepaitan (Madura); papaitan (Maluku); chuan xin lien (Cina); kalmegh (Belanda), dan masih banyak lagi.

Kandungan Kimiawi Sambiloto
Dalam laman resmi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Nusa Tenggara Barat (diperta.ntbprov.go.id) dijelaskan, daun dan percabangan tumbuhan sambiloto mengandung laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neandrografolid, 14-deoksi-11, 12-didehidro-andrografolid, dan homoandrofolid. Selanjutanya, dalam sambiloto juga terkandung flavonoid, alkane, keton, aldehid, mineral, asam kersik dan damar. Untuk mengetahui kandungan sambiloto secara lengkap bisa dilihat di sini.
Manfaat dan Khasiat Sambiloto
Merujuk pada laman Diperta.ntbprov.go.id. Di situ dijelaskan tentang beberapa manfaat dan khasiat sambiloto untuk penyembuhan berbagai gangguan kesehatan, di antaranya:
  1. darah tinggi
  2. tipus
  3. flu, sakit kepala, panas
  4. kanker paru
  5. kencing manis
  6. kencing nanah
  7. radang saluran nafas, radang paru
  8. diare
  9. TBC paru
  10. batuk rejan
  11. pharyngitis
  12. menambah nafsu makan

Selanjutnya, dalam laman Wikipedia bahasa Indonesia disebutkan, tanaman sambiloto digunakan untuk mencegah pembentukan radang, memperlancar air seni (diuretika), menurunkan panas badan (antipiretika), obat sakit perut, kencing manis, dan terkena racun. kandungan senyawa kalium memberikan khasiat menurunkan tekanan darah, menurunan kadar gula darah, dan obat penyakit tifus.

Cara membuat Ramuan Sambiloto:

Berikut ini adalah panduan tentang cara mengolah Sambiloto menjadi obat tradisional seperti dijelaskan oleh Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII-LIPI) melalui laman warintek.ristek.go.id:
  • Mengobati tipus. Siapkan 10-15 lembar daun sambiloto segar. Tambahkan air secukupnya lalu rebus hingga mendidih. Untuk mengurangi rasa daun yang amat pahit, ketika akan meminum ramuan bisa dicampur dengan madu.
  • Mengobati TBC paru-paru. Daun sambiloto segar dikeringkan, lalu digiling halus hingga menjadi bubuk. Setelah itu, ditambah sedikit madu dan dibuat bulatan-bulatan pil berdiameter sekitar 0,5 cm. Sebaiknya pil ini diminum dengan air matang 2-3 kali sehari. Sekali minum dapat 15-30 pil.
  • Mengobati batuk rejan atau pertusis. Ambil 3 lembar daun sambiloto lalu seduh dengan air panas dan tambahkan sedikit madu. Minum ramuan 3 kali sehari.
  • Mengobati kencing nanah. Ambil 3 batang sambiloto beserta daun-daunnya. Cuci bersih lalu rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2,25 gelas. Dinginkan air terlebih dahulu, baru disaring. Jika hendak diminum tambahkan madu seperlunya. Lakukan 3 kali sehari masing-masing 3/4 gelas.
  • Mengobati Demam. Ambil daun sambiloto yang masih segar lalu tempelkan di badan atau dahi.
  • Menambah nafsu makan. Siapkan daun sambiloto 10 helai, kulit dan batang tanamannya sebanyak 50 g. Cuci bersih semua bahan, kemudian rebus dengan 3000 cc air. Airnya cukup diminum segelas sehari. Untuk menghilangkan rasa pahit dapat ditambahkan sedikit madu.
  • Obat tetes telinga. Ambil tanaman sambiloto yang masih segar secukupnya lalu lumatkan, kemudian peras airnya. Selanjutnya, teteskan perasan air tersebut ke telinga.

Gunakan ramuan herbal Sambiloto ini secara bijaksana, karena meskipun obat herbal yang relatif aman dalam arti kecil sekali efek sampingnya, tetapi jika digunakan secara sembarangan dan berlebihan akan tetap memiliki efek negatif bagi kesehatan kita.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 23:34
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.