Beda Buah Langsat, Langsep Singosari dan Duku

Sebenarnya kalau mengikuti familinya antara langsat atau langsep dan duku adalah masuk keluarga yang sama. Tetapi dari segi rasa bisa berbeda seratus delapan puluh derajat, Langsat atau langsep yang dikenal di pulau jawa bentuknya mirip duku hanya kulitnya agak lebih tipis. Bagaimana rasanya? Wah jangan ditanya kalau duku secara umum rasanya manis sedangkan langsat bisa masam atau kecut sekali, mungkin hanya orang hamil saja yang sedang ngidam yang mau mengkonsumsinya.

Langsat
Duku

Langsat atau langsep juga cenderung lebih bergetah dibandingkan duku, meskipun jika sama-sama masih segar alias baru  memetik dari pohon, buah duku juga sedikit bergetah tetapi secara umum langsat lebih banyak getahnya.


Dari segi biji, biji langsat cenderung lebih besar-besar dibandingkan biji duku, tetapi juga perlu dicatat bahwa biji dukupun ada yang besar pula ukurannya.

Daging buah langsat lebih berair, sedangkan daging buah duku lebih kesat dan tebal. Daging buah langsat agak susah dilepaskan dari kulitnya sedangkan duku begitu kulit dibuka bisa langsung diambil dengan mudah.

Jika melihat bentuk buahnya, buah duku cenderung lebih bulat bentuknya sedangkan langsep atau langsat lebih lonjong, dengan bagian pangkal buah agak tebal.

Ada satu varietas atau jenis langsat atau langsep yang dari segi rasa tidak kalah dengan duku. Jenis ini ada di Jawa Timur tepatnya di daerah Singosari. Karena asal utamanya memang dari daerah Singosari maka masyarakat di sekitar Jawa Timur mengambil gampangnya saja disebut dengan nama langsep Singosari. Bentuk buah Langsep Singosari jauh lebih lonjong daripada Langsat pada umumnya, yang paling membedakan dengan langsat biasa adalah rasanya manis, hampir sama dengan duku hanya cenderung lebih berair. Karena rasa yang hampir sama ini dari segi harga antara duku dan langsat Singosari tidak begitu jauh selisih harganya, hanya berkisar 2000 - 3000 rp/kg lebih mahal duku. Sementara dengan langsat atau langsep jenis biasa, harganya bisa selisih 10.000 rp/kg lebih mahal duku. Jadi Jika duku harga 12.000 rp/kg maka langsep biasa harganya hanya 2.000 rp/kg, sedangkan Langsat Singosari harga bisa 10.000 rp/kg.

Karena adanya beda harga yang lumayan jauh antara duku maupun langsat Singosari dengan langsat biasa maka hal ini sering dimanfaatkan oleh pedagang buah untuk mencampur antara langsat biasa dengan langsat Singosari, agar bisa mendapatkan harga langsat biasa jadi ikut harga langsep Singosari. Sebuah tindakan curang yang tidak terpuji tetapi masih ada saja oknum pedagang yang melakukannya.

Untuk didaerah Jawa Timur sendiri untuk duku malah yang terkenal adalah duku Palembang, sedangkan duku dari pulau Jawa sendiri kurang begitu disukai. Sedangkan untuk langsat atau langsep ya pasti Langsep Singosari pilihannya.

Demikian sekilas beda antara duku, langsat dan langsat Singosari, meskipun secara taksonomi mereka adalah satu famili. Semoga bermanfaat.

Baca Juga:

Ternyata Pohon Bidara Segudang Manfaatnya

Pohon Penuh Mitos, Dewandaru ternyata banyak Manfaatnya

Ternyata Potensi dan Manfaat Mangrove Sangat Banyak

Menggali Kembali Potensi Pohon Gamal sebagai Hijauan Pakan Ternak

Benarkah si Kancil Cerdik dan Suka Mencuri Mentimum ?

Minum Air Kelapa Muda Menyegarkan dan Kaya Manfaat

Bunga Ekor Kucing, Tanaman Hias yang Berkhasiat Herbal


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 00:04
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.