10 Hewan Diambang Kepunahan Akibat Ulah Manusia

Kehidupan hewan saat ini banyak yang terancam kepunahan, terutama untuk hewan-hewan liar akibat ulah manusia. Ulah manusia bisa berefek langsung seperti perburuan hewan besar-besaran dan perusakan habitatnya. Sedangkan yang berefek tidak langsung terhadap kepunahan adalah pemakaian eneri secara berlebihan yang menyebabkan pemanasan global dan kerusakan ekologis sehingga banyak hewan yang tidak mampu beradaptasi dengan perubahan ini akan punah.

Hewan-hewan yang diambang Kepunahan

Ruffed Lemur


Hewan Lemur yang kelihatan lucu dan unik, sehingga banyak orang yang ingin memeliharanya. Lemur hitam-putih ini berasal dari Madagaskar. Binatang ini unik yang berkomunikasi melalui aroma tubuh ini menjadi favorit perdagangan satwa. Populasinya yang menurun pesat membuatnya patut dimasukkan dalam daftar perlindungan khusus.

Sumatran Rhinos


Warga lokal tak henti memburu cula dari badak Sumatra, diperkirakan sampai saat ini jumlahnya kurang dari 200 ekor.

Lemur Leaf Frog


Katak hijau paling sering dijumpai di Amerika Tengah, populasinya menurun karena tertular virus chytridiomycosis yang disebabkan oleh jamur chytrid.

Monk Seal


Diambang kepunahan akibat ulah manusia yang mengotori lautan, erosi pantai, dan alat-alat pancing yang menjerat mereka menyebabkan anjing laut menjadi salah satu spesies yang terancam punah.

Bog Turtle


Perubahan iklim yang ekstrim telah mengancam habitat alami kura-kura ini.

Burung Bangkai / Vultures


Populasi spesies ini menurun 99% karena mereka memakan bangkai hewan ternak yang semasa hidupnya tumbuh dengan obat-obatan kimia berbahaya.

Vaquita
Lumba-lumba Vaquita 
 

Populasinya sudah sangat sedikit, masih termasuk dalam keluarga lumba-lumba, Vaquita menjadi lumba-luma terkecil dengan berat 55kg.

Pangolin
Trenggiling Sunda 
 

Daging dan sisik Trenggiling masih menjadi favorit oleh negara Tiongkok dan Vietnam. Bulan Mei 2015 ini baru saja terungkap penyelundupan di Vietnam puluhan ton trenggiling berasal dari Indonesia.

Iberian Lynx


Kucing ini menjadi ikon dari Spanyol dan Portugal. Jumlah yang tersisa dari spesies ini hanyalah 225 dan kini berada di dalam pusat konservasi Sierra de Andujar.

Western Lowland Gorilla


Terancam punah karena perburuan ilegal dan virus ebola yang membunuh spesies ini. Dalam 20-25 tahun terakhir populasi Gorilla tak mencapai 60%

Hewan Punah, karena ada andil dari ulah Manusia juga
Aktivitas yang tidak ramah lingkungan seperti di antaranya pemborosan air dan energi, penggunaan bahan bakar fosil, juga pembakaran hutan ini telah membawa dampak yang luas seperti berikut:

Krisis Pangan
Seluas 2.231 hektare lahan pertanian terendam banjir pada tahun 2013 lalu. Curah hujan yang tak menentu sebabkan bencana banjir di beberapa daerah. Hal ini membuat petani mengalami gagal panen. Begitu juga saat kekeringan melandau, yang sebabkan produksi pangan terganggu.

Krisis Air Bersih
Bila iklim di dunia tidak berjalan normal, kemarau panjang atau musim hujan yang tak kunjung usai akan menyebabkan regulasi ekosistem yang tidak baik. Sumber mata air bisa menjadi kering, dan tercemar menyebabkan sulitnya menemukan air bersih, seperti yang dialami oleh saudara kita yang berada di desa Longalo, Gorontalo selama lima tahun terakhir.

Munculnya Wabah dan Penyakit Baru
Penyebaran wabah penyakit akan pesat melalui perubahan iklim. Tidak hanya penyakit yang mewabah pada iklim tropis seperti DBD dan Malaria, tetapi pravelansi terhadap wabah dan penyakit lain juga besar potensinya.

Gangguan Ekologis
Seleksi alam merupakan konsep yang bisa menjelaskan bagaimana proses kepunahan makhluk hidup. Bagi mereka yang tidak bisa beradaptasi dengan perubahan iklim mereka akan punah. Itulah yang terjadi dengan flora dan fauna kita. Ulah manusia yang kerap merusak ekosistem dan berdampak pada perubahan iklim menyebabkan mereka harus kehilangan habitat. Sedangkan, mereka adalah mahluk yang paling sulit untuk beradaptasi. Hal yang dapat mereka lakukan hanyalah berpindah tempat dan menyesuaikan pola kehidupannya lagi. Namun, tindakan itu akan membawa masalah baru yaitu berbenturan dengan satwa yang sudah ada sebelumnya,begitu juga dengan penduduk setempat.

Demikian gambaran akibat ulah manusia yang pada gilirannya membawa kepunahan terhadap spesies hewan tertentu.

Referensi :


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 02:24
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.