Teknik dan Cara Menghafal Alquran, Fokus dan Tirukan

Teknik Hafalan

Dalam kesibukan kita terutama bagi kebanyakan orang di Jakarta misalnya, banyak waktu habis di perjalanan baik di atas motor, mobil, kereta dan bus. Kondisi ini bisa optimalkan dari pada bengong tanpa juntrungannya, mending kita sambil mendengarkan murottal ayat-ayat Al Quran.

Pernah kami melakukan analisis bahwa rata-rata waktu yang ditempuh oleh kita dalam menuju tempat kantor rata-rata paling cepet 1 jam, begitu pula dengan pulang kantor menuju rumah juga rata-rata 1 jam. Analisis ini diambil nilai rata-rata, secara umum bagi kebanyakan orang bisa lebih dari 1 jam, sehingga total minimal waktu luang kita selama di perjalanan pulang – pergi bisa mencapai minimal 2 jam.
Dari waktu 2 jam diatas alangkah indahnya kalau kita bisa memanfaatkan nya untuk tahfidz Quran. Coba kita ambil target minimal dulu untuk tahap awal bagi pemula, dalam waktu 2 jam itu kita target menghafal 1 ayat saja, Insya Allah akan bisa dilaksanakan dengan mudah dan hafalan nya bisa kita muraja’ah (pengulangan) setiap habis sholat wajib dengan menyediakan waktu 10 menit saja, pasti anda akan merasakan nikmatnya tahfidz Quran.

Lebih baik lagi kalau sudah mulai lancar kita coba tengok terjemahan/tafsir dari ayat yang kita baca (hafal) maka akan semakin membuat anda merasakan lezatnya iman, anda pasti akan bisa merasakan sholat dengan nikmat dan lezat, benar-benar khusyu’ dan ikhlas menghadap Allah SWT.

Secara ringkas teknik yang kita lakukan adalah:
1. Fokus pada indera pendengaran (telinga),
2. Fokus pada indra penglihatan (mata),
3. Menirukan bacaan (mengucapkan dengan mulut)

Secara bacaan baik makhraj dan tajwid, sudah tidak usah khawatir karena kita belajar dari para imam besar masjid di Arab Saudi seperti Mishary Rashed, sehingga Insya Allah kalau kita simak dengan benar dan sungguh-sungguh mudah-mudahan bacaan hafalan kita sudah bisa mirip dengan beliau, baik secara makhroj dan tajwid maupun secara lagu yang sangat indah bila kita mendengarkannya.

Cara Praktis Menghafal Quran (Metode I-Tahfidz)

Tujuan metode ini adalah waktu yang diperlukan untuk menghafal lebih cepat, dan sekaligus hafalan yang diperoleh lebih kuat dan tahan lama (tidak mudah lupa).

Bagaimana Caranya ?

1- Dengarkan ayat pertama 20 kali:
Kita set player di perangkat gadget kita, sehingga bisa memutar murottal MP3 secara berulang-ulang (perkirakan sekitar 20x)
2- Lebih baik (kalau bisa) kita mendengarkan murottal tadi sambil melihat ayat Quran nya
3- Kemudian anda coba mengikuti dengan suara lirih (diulangi sebanyak 20x)
4- Setelah itu anda coba membaca sendiri ayat yang telah anda dengar tadi (kalau bisa diulangi 20x)
Begitu mudahnya metode untuk bisa menghafalkan Quran dimulai dengan menghafalkan ayat per ayat, semoga Allah memudahkan jalan kita menuju Ridha-Nya.

Bagaimana Menggabungkan ayat per ayat yang sudah kita hafal ?

1- Ulangi langkah diatas untuk ayat ke-2, ke-3, ke-4 dan ke-5
2- Kemudian gabungkan bacaan ayat ke-1 sd ke-5 diulangi sebanyak 20x
3- Setelaha dirasa sudah cukup lancar, bisa diteruskan dengan melakukan hafalan per ayat (seperti langkah ke-1 sd ke-4 diatas), untuk ayat ke-6 sampai ayat ke-10
4- Lakukan penggabungan hafalan ayat ke-6 sampai ayat ke-10 sebanyak 20x
5- Dan kalau sudah lancar, lakukan penggabungan total dari ayat ke-1 sampai ayat ke-10 sebanyak 20x.
6- Nah tidak terasa anda sudah bisa menghafalkan 10 ayat dengan mudah
7- Silakan dilanjutkan dan niatkan ikhlas hanya karena Allah Ta’ala

BERIKUTNYA?

Jadi dalam penggabungan bagilah anda menghafalkan per ayat dulu sampai matang mengikuti langkah diatas, kemudian setiap dapat 5 ayat kemudian dilakukan penggabungan dan cobalah baca kelima ayat tsb secara full dan diulangi sebanyak 20 kali minimal.

Setelah itu lakukan penggabungan 5 ayat baru yang telah anda hafal, digabungkan dengan 5 ayat yang telah anda hafalkan sebelumnya, dan bacalah secara full dan anda ulangi bacaan/hafalan nya sebanyak 20x juga.

Begitu anda lakukan secara terus menerus, teknik muraja’ah nya. Insya Allah diberikan jalan kemudahan untuk senantiasa istiqomah menjalankan ibadah yang mulia ini.

Perlu diperhatikan dalam Menghafal Quran, jangan sekali-kali anda menambah hafalan tanpa mengulang hafalan (muraja’ah), karena jika anda melakukan ini terus menerus maka akan kesulitan ketika kita ingin mengulangi bacaan dari awal pasti sangat berat sekali, dan yang paling penting anda akan merasakan seperti menghafal dari nol lagi. [Nzal/tilawah.net]

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 19:26
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.