Manfaat Buah Kersen atau Talok untuk Anti Inflamasi dan Anti Tumor

loading...
Manfaat Daun dan Buah Kersen atau Talok atau cerry jawa
Kalau ingat waktu kecil sering makan buah buahan yang ukurannya mini, warna hijau ketika masih muda dan menjadi kemerahan ketika sudah masak, rasanya manis dengan banyak biji-biji kecil didalamnya, ya itulah buah talok atau kersen.Buah kersen (Muntingia Calabura L) atau lebih di kenal dengan talok, keres, atau juga cery Jawa, buahnya kecil dan manis. Salah satu jenis pohon pinggir jalan ini banyak sekali kita jumpai, terutama di wilayah-wilayah yang kering, di pinggir sungai. Pohon kersen tumbuh dan cepat membesar, itulah mengapa banyak orang memilihnya sebagai naungan. Namun, disamping
fungsinya sebagai tanaman peneduh, sebenarnya tanaman ini mempunyai manfaat besar yang tak semua orang menyadarinya
Kandungan buah kersen setiap 100 gram adalah sebagai berikut:

Air (77,8 gram),
Protein (0,384 gram),
Lemak (1,56 Gram),
Karbohidrat (17,9 gram),
Serat (4,6 gram),
Abu (1,14 gram),
Kalsium (124,6 mg),
Fosfor (84mg),


Besi (1,18 mg),
Karoten (0,019g),
Tianin (0,065g),
Ribofalin (0,037g),
Niacin (0,554 g),
dan kandungan Vitamin C (80,5 mg).

Nilai Energi yang dihasilkan adalah 380KJ/100 gram



Menurut Nugrahini, ditinjau dari segi kandungan gizinya buah kersen tidak kalah dengan buah yang lain misalnya mangga. Kandungan vitamin C buah mangga 30 mg, sedangkan pada buah kersen 80,5 mg, selain itu kandungan kalsium pada buah kersen 124,6 mg, jauh lebih banyak dari buah mangga yang hanya 15 mg.



"Di Indonesia secara tradisional buah kersen digunakan untuk mengobati asam urat dengan cara mengkonsumsi buah kersen sebayak 9 butir 3 kali sehari dan terbukti dapat mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan dari penyakit asam urat," ungkapnya seraya menambahkan, rebusan daun kersen juga memiliki khasiat anti radang dan menurunkan panas bahkan kandungan dan rebusan daun kersen ternyata dapat berkhasiat sebagai pembunuh mikroba berbahaya dan dapat digunakan sebagai anti septik.



Cara Membuat



Maya, menerangkan cara membuat sirup kersen. Bahan-bahannya meliputi buah kersen masak, air, gula putih, kayu manis, garam, vanilla, pewarna makanan dan alat yang digunakan adalah ember, panci,  penumbuk (cobek), saringan dan botol untuk mengemas.


Buah Kersen dipilih yang sudah matang (berwarna merah) lalu dicuci  hingga bersih. Daging buah kersen dipisahkan dari kulitnya dengan cara di tumbuk lalu direbus dengan perbandingan 1 bagian air dengan 3 bagian kersen. (1:3).



Kersen lalu dicampur dengan gula dengan perbandingan 1:2 beserta  vanilla, garam, dan kayu manis secukupnya sampai mendidih dan harus terus diaduk. Setelah mendidih sirup kersen disaring untuk menghilangkan ampas dan diberi pewarna  agar lebih menarik dan dikemas dalam botol.


"Produk olahan dari kersen ini tidak menggunakan bahan kimia apapun semuanya alami. Oleh karena itu, produk olahan ini lebih sehat daripada produk yang ada di pasaran pada umumnya,'' katanya.


Dikemukakan, kebanyakan produk di masyarakat seperti halnya sirup yang telah ada, pada umumnya hanya memberikan rasa dan kesegaran saja saat meminumnya, dan  tidak mempunyai kelebihan atau manfaat bagi kesehatan khususnya.



Oleh karena itu produk olahan kersen itu nantinya dapt bermaanfaat bagi masyarakat, khususnya untuk kesehatan tubuh karena terkait dengan khasiat yang dimiliki oleh kersen yaitu dapat mengobati asam urat.



Berikut beberapa manfaat daun dan buah kersen:

1. Anti Septik

Rebusan daun kersen ini ternyata mempunyai khasiat dapat membunuh mikroba atau sebagai antiseptik. Rebusan daun kersen terbukti dapat membunuh bakteri sbb: C. Diptheriae , S. Aureus, P. Vulgaris, S. Epidemidis, dan K. Rhizophil. Diduga aktivitas anti bakteri dari daun kersen ini disebabbkan oleh adanya kandungan senyawa seperti tanin, flavonoids dan saponin yang dimilikinya.


2. Anti Inflamasi

Rebusan daun kersen juga mempunyai khasiat untuk mengurangi radang (anti inflamasi) dan juga menurunkan panas.

3. Anti Tumor 


Daun kersen dilaporkan juga mempunyai efek anti tumor, dimana kandungan senyawa flavonoid yang dipunyai daun kersen ini ternyata dapat menghambat pertumbuhan sel kanker secara invitro/laboratoris.

4. Anti Uric Acid (Asam Urat)
 

Di Indonesia secara tradisional buah kersen telah digunakan untuk mengobati asam urat dengan cara mengkonsumsi buah kersen sebayak 9 butir 3 kali sehari. Hal ini terbukti dapat mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan dari penyakit asam urat tersebut.
Baca Juga:

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 00:56
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.