Dinas Pertanian DIY Sebar 1000 ekor Bibit Sapi PO

loading...
Pemerintah pusat melalui Dinas Pertanian Provinsi DI Jogjakarta segera menyebar 1.000 ekor bibit sapi putih (sapi lokal PO/Peranakan Ongole) untuk sentra sapi putih. Sentra yang dimaksud adalah Gunung Kidul.

“Masing – masing kelompok mendapat 50 ekor sapi, sehingga ada 20 kelompok yang menerima bibit yang dilengkapi Surat Keterangan Layak Bibit (SKLB) ini,” kata Ir Sutarno Kabid Peternakan Dinas Pertanian Provinsi DI Jogjakarta pada acara Workshop Pengelolaan dan Pengembangan Kelompok Ternak Sapi Potong di Auditorium Fakultas Kedokteran Hewan UGM 21/2.

Menurut Sutarno, anggaran pembinaan dan pendampingan untuk mengawal program itu sebesar Rp 20 miliar. Dipakai untuk pengadaan perangkat computer dan kelengkapan data recording kelompok maupun individual.

Terkait keluhan beberapa peternak yang khawatir tidak bisa membibitkan sapi merah (crosbred dengan limousine, simental dll) pasca pencanangan program itu, Sutarno menegaskan tidak ada larangan selama tidak di lakukan di kelompok atau lokasi yang ditetapkan sebagai sentra bibit sapi  lokal. Ia pun memberikan harapan bahwa kelak sapi ber-SKLB harganya ditetapkan harganya lebih tinggi daripada sapi biasa. “Antara Rp 15 juta – Rp 20 juta perekor. Jadi peternak tetap mendapat harga tinggi meskipunsapinya bukan sapi merah,” terangnya.

“Meskipun demikian ganjalan untuk program ini masih ada, yaitu ketersediaan semen beku sapi putih untuk inseminasi buatan hanya tersedia 20% dari total stok. Masih jauh lebih banyak stok semen sapi merah,” ungkapnya.  Ia akan mengajukan catatan tentang hal ini kepada pihak terkait seperti pemerintah pusat dan Balai Inseminasi Buatan Singosari agar stok semen sapi putih ditambah.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 00:23
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.