Mengenal Burung Raksasa Yang Tidak Bisa Terbang, Burung Unta

loading...
Burung Unta (foto:wikipedia)
Beberapa tahun yang lalu ada sebuah film yang bersetting Afrika, kalau tidak salah judulnya adalah Gods must be crazy yang film ini lumayan terkenal saat itu. Ada salah satu adegan dimana pemeran utamanya sedang berakting dengan seekor burung besar yang tidak bisa terbang tetapi mampu berlari dengan kecepatan tinggi dan terkenal memiliki kaki yang sangat kuat. Burung inilah yang disebut burung unta. 
Burung unta merupakan burung terbesar yang masih hidup. Dengan ketinggian hingga 2,5 meter (8 kaki), ia cukup besar seukuran orang dewasa berbadan kecil menunggang mereka dan telah digunakan di sebagian Afrika Utara dan Arab sebagai hewan tunggangan perlombaan.
Burung unta adalah burung gugup dan bisa sangat berbahaya. Mereka merupakan burung terbesar yang masih ada (mereka bisa tumbuh mencapai tinggi 3 meter dan berat lebih dari 350 pon). Kecepatan burung Unta ini berlari sangat cepat, bisa mencapai 30 mil per jam selama 10 mil. Burung Unta ini memiliki kaki yang kuat serta tendangan yang sangat luar biasa, dan bisa membunuh seekor Hyena. Kaki burung Unta ini juga memiliki cakar yang sangat tajam, mampu memberikan banyak lubang dan cakaran pada tubuh binatang lain yang dianggap mengganggu ketenteraman mereka. Paruh burung Unta ini yang dianggap paling menakutkan, karena dengan sekali patukan pada kepala manusia, akan dengan mudah memecahkan tengkorak kepala manusia.

Berikut beberapa catatan tentang burung unta.
  • Burung Unta adalah jenis burung yang tidak bisa terbang dan merupakan burung terbesar di dunia saat ini.
  • Burung Unta memiliki 3 buah lambung.
  • Berbeda dengan semua spesies burung yang ada saat ini, burung unta mengeluarkan air kencing terpisah dengan kotorannya.
  • Burung unta merupakan burung yang berlari paling cepat. Bisa juga dibilang kalau burung ini adalah pelari tercepat dari semua spesies binatang berkaki dua. Mereka dapat berlari hingga kecepatan 70 km/jam, dimana dalam sekali langkah menjangkau 5 m.
  • Burung unta hanya memiliki 2 kuku di setiap kakinya (kebanyakan burung punya 4 kuku/cakar).
  • Burung unta mempunya rentang sayap 2 meter yang digunakan untuk mengubah arah saat berlari, untuk menarik pasangan kawin, untuk menutupi kulitnya yang gundul pada kaki bagian atas, dan untuk mengatur suhu.
  • Meskipun burung unta memiliki tendangan yang super kuat yang cukup untuk membunuh manusia ataupun singa, ketika merasa terancam, burung ini cenderung akan memilih untuk berlari.
  • Pada umumnya burung unta menghabiskan bulan-bulan musim dinginnya dengan pasangannya atau sendirian, dan selama musim kawin serta musim-musim paceklik mereka akan hidup secara berpindah-pindah dalam sebuah kelompok yang berisi sekitar 50 ekor burung yang dipimpin oleh satu burung yang terpilih. Dan terkadang mereka juga berpindah-pindah bersama dengan para binatang pemakan rumput lain seperti zebra atau antelop.
  • Pertarungan antar burung unta jantan untuk perebutan wilayah atau betina berlangsung hanya beberapa menit, tetapi dalam waktu yang sesingkat itu sudah cukup untuk membuat salah satu dari mereka mati.
  • Burung unta memiliki ritual kawin yang cukup rumit.
  • Burung unta akan meletakkan telur mereka bersama-sama dalam satu sarang selebar kurang lebih 3 meter. Namun para induk burung unta dapat mengetahui dengan pasti mana yang merupakan telur mereka.
  • Telur burung untuk merupakan yang terbesar dari semua jenis telur burung saat ini. Panjangnya sekitar 15 cm dangan berat mencapai 2 lusin berat telur ayam biasa.
  • Telur burung unta akan dierami oleh betina dominan pada siang hari dan dierami oleh burung jantan pada malam hari. Salah satu tujuannya adalah untuk melindungi telur dari predator, karena warna bulu betina menyerupai warna pasir sehingga tersamarkan disiang hari, dan warna bulu pejantan lebih gelap, sehingga tidak akan terlihat di malam hari.
  • Telur akan menetas setelah 35 hingga 45 hari pengeraman. Setelah telur menetas pejantan akan melindungi anak-anaknya, dan mengajari mereka makan. Meskipun demikian, pada dasarnya si jantan dan betina secara bersama-sama membesarkan anak-anak mereka.
  • Bertolak belakang dengan kepercayaan masyarakat, burung unta sebenarnya tidak pernah mengubur kepala mereka ke dalam pasir saat merasa takut. Mereka hanya rebahan di permukaan tanah atau pasir untuk menyembunyikan diri dari pandangan musuh.
  • Burung unta sudah banyak diternakkan di dunia ini. Terutama untuk diambil bulu, kulit dan juga dagingnya.
  • Burung unta telah mengilhami banyak kebudayaan sejak 5000 tahun lalu di Mesir dan Mesopotamia.
  • Di beberapa negara di Afrika, terdapat pacuan burung unta. Yaitu lomba balap burung unta dengan seseorang menjadi joki yang duduk di punggung si burung besar.
  • Populasi burung unta liar menurun drastis sejak 200 tahun terakhir. Saat ini kebanyakan burung unta hidup di peternakan atau kebun binatang.
  • Burung untuk jantan memiliki alat kelamin menyerupai penis sepanjang 20 cm.
  • Burung unta menelan kerikil untuk membantu pencernaannya. Burung unta dewasa membawa sekitar 1 kg kerikil di perut mereka.
  • Burung unta dapat hidup tanpa minum hingga beberapa hari. Namun mereka senang dengan air, mereka sering mandi.
  • Burung unta merupakan binatang darat yang memiliki bola mata terbesar di dunia. Diameternya sekitar 5 cm.
Burung unta memiliki tinggi mencapai 2,5 meter dengan berat mencapai 145 kg. Selain dinobatkan sebagai burung terbesar di dunia, burung unta juga pada kenyataannya memiliki kemampuan yang sangat unik dan hal inilah yang membuatnya bisa beradaptasi dengan baik untuk bisa hidup di gurun, savana, serta hutan terbuka di Afrika tengah dan selatan. Burung unta memiliki tubuh yang sangat panjang dan tinggi, serta memiliki otot kaki yang sangat kuat untuk berjalan. Tidak seperti burung lain pada umumnya, dimana burung lainnya biasanya memiliki empat jari kaki, namun burung unta hanya memiliki dua jari pada setiap kakinya, sehingga dengan begitu memungkinkan untuk kecepatan yang lebih besar. Burung unta bisa berlari mencapai 70 km/jam serta kecepatan stabil yatu 50 km/jam. Langkah yang bisa dijangkau oleh burung yang satu ini mencapai 3-5 ketika ia berada dalam keadaan bahaya.
Burung unta sudah mulai dimanfaatkan, dimana kulitnya bisa dibuat sepatu, asesoris dan juga pakaian/jaket. Telur burung unta juga jadi komoditi langka yang bernilai jual tinggi. Dulu di daerah Purwakarta, Jawa Barat pernah dikembangkan budidaya jenis burung ini, cuma saat ini belum ada info terbarunya, apakah masih ada atau sudah tutup. Info terakhir, peternakan ini bermasalah karena berita  adanya penyakit Anthrax.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 23:06
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.