Hukum Halal Haram Daging Kuda

Apakah Daging Kuda Boleh Dimakan? Bagaimana Hukumnya?

Didaerah tertentu memakan daging kuda adalah hal yang sangat biasa. Banyaknya kuda yang dipelihara penduduk setempat dan perkembangbiakannya yang bagus menjadikan kuda sebagai sumber protein hewani yang melimpah. Bahkan daging kuda juga sebagian dibuat produk olahan sebagai abon kuda dan produk masakan lainnya. Bagaimana sebenarnya hukum memakan daging kuda ini? Apakah Halal atau Haram?

Dalam Al Fatawa 35/208, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya: Tentang memakan daging kuda, apakah itu halal?

Beliau rahimahullah menjawab:

Alhamdulillah, daging kuda itu halal menurut mayoritas ulama seperti Imam Syafi’i, Imam Ahmad dan kedua shahabat Abu Hanifah, serta seluruh Fuqaha Al Hadits (pakar-pakar hadits). Demikian pula telah tsabit dalam Shahihain (Shahih Bukhari dan Muslim) dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

“Bahwasanya beliau shallallahu ‘alaihi wasallam pada tahun Khaibar mengharamkan daging keledai, dan menghalalkan daging kuda.” [1]

Dan sungguh telah tsabit:

“Sesungguhnya mereka (para shahabat) berkorban di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan kuda, kemudian beliau memakan dagingnya.” [2]

[Diambil dari buku Mutiara Fatwa dari Lautan Ilmu Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, disusun dan dita’liq oleh Abdullah bin Yusuf Al ‘Ajlan. Penerbit: Cahaya Tauhid Press, hal. 86-87]

__________________
[1] HR. Bukhari (IX/648 no. 5520) (IX/653 no. 5524), Muslim 1941, An Nasai 4327, Abu Dawud 3788, Ahmad III/361-363.

[2] HR. Bukhari (IX/640 no. 5510-5511-5512) (IX/648 no. 5519), Muslim 1942, Ahmad VI/345-346-353, An Nasai 4406, Ibnu Majah 3190. Lihat pada faedah “Hukum-hukum Makanan Dalam Syariat Islam” karya DR. Abdullah Ath Thariqy hal. 121.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 05:29
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.