Mengenal Pohon Zaitun, Manfaat dan Budidayanya

loading...
Pohon zaitun merupakan pohon sebangsa kayu yang berumur panjang lebih dari seratus tahun dan menghasilkan buah secara terus-menerus.
Berbagai penelitian ilmiah menyatakan bahwa buah zaitun tergolong zat makanan yang bagus. Di dalamnya terdapat kadar protein yang besar, sebagaimana ia memiliki kadar garam yang mengandung kalsium, zat besi, dan fosfat. Ini merupakan zat-zat penting dan vital yang dibutuhkan oleh tubuh manusia., apalagi zaitun juga mengandung vitamin A dan B.Dari buahnya dapat dikeluarkan minyak zaitun yang sangat bermanfaat bagi sistem pencernaan dan sistem peredaran darah (jantung).
Pohon Zaitun menurut wikipedia : Zaitun (Olea europaea) adalah pohon kecil tahunan dan hijau abadi, yang buah mudanya dapat dimakan mentah ataupun sesudah diawetkan sebagai penyegar. Buahnya yang tua diperas dan minyaknya diekstrak menjadi minyak zaitun yang dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan. Zaitun adalah anggota suku Oleaceae.



Jenis varietas pohon Zaitun
Olea europaea ‘Arbequina’
Asal: Catalonia, Spanyol.
Olea europaea ‘Arbequina’ adalah pohon kecil menengah. Buahnya dapat disiapkan untuk bahan makan atau digunakan untuk membuat minyak zaitun yang sangat baik. Ini adalah pohon toleran beradaptasi tanah kering,kurang subur.
Olea europaea ‘Cipressino’
Asal: Puglia, Italia. Olea europaea ‘Cipressino’ adalah pohon tegak kuat, mendapatkan namanya dari kesamaannya dengan kebiasaan dari cemara Italia seperti pensil. Ini adalah pohon yang sangat kuat dan menunjukkan ketahanan yang baik terhadap kondisi wilayah pesisir, tetapi akan memerlukan penyerbuk untuk menghasilkan kelimpahan zaitun hitam yang paling cocok untuk minyak zaitun halus.
Olea europaea ‘Frantoio’
Asal: Tuscany, Italia. Olea europaea ‘Frantoio’ adalah salah satu varietas favorit , itu membuat klasik kecil ke pohon zaitun menengah yang merupakan indikasi dari kebun zaitun di sekitar kaki bukit Tuscany. Ini adalah pohon diri-subur, serta menjadi penyerbuk yang baik, buah zaitun membuat minyak, indah aromatik fruity.
Olea europaea ‘Hojiblanca’
Asal: Andalucia, Spanyol. Olea europaea ‘Hojiblanca’ menghasilkan cabang melengkung panjang tertutup daun yang telah undersides putih yang berbeda, membuat pohon langsung dikenali bila dilihat secara massal. Ini adalah toleran terhadap dingin dan menghasilkan buah berbentuk oval panjang yang dapat digunakan untuk kedua meja dan minyak.
Olea europaea ‘Leccino’
Asal: Tuscany, Italia. Olea europaea ‘Leccino’ dengan kebiasaan terbuka semi-gantung adalah bentuk populer dan banyak ditanam – mudah untuk mengolah dan toleran terhadap berbagai kondisi. Leccino menghasilkan buah zaitun yang berkualitas tinggi dan cocok untuk kedua meja dan produksi minyak zaitun. Ini adalah bentuk diri steril dan sehingga harus ditanam dengan penyerbuk yang baik.
Olea europaea ‘Manzanilla’
Asal: Andalucia, Spanyol. Olea europaea ‘Manzanilla’ adalah pohon tegak kecil dan menengah dengan cabang melengkung berbuah. Ini menghasilkan zaitun hijau klasik kecil sering dijual asin di pasar Spanyol. Hal ini hardy tetapi membutuhkan penyerbuk pendamping.
Olea europaea ‘Maurino’
Asal: Tuscany, Italia. Olea europaea ‘Maurino’ merupakan varietas khas Tuscan sering ditanam dengan Frantoio dan Leccino, itu bukan kesukaran besar tetapi penting sebagai penyerbuk silang dengan varietas unggul lainnya. Hal ini hardy dan toleran dari berbagai kondisi.
Olea europaea ‘Pendolino’
Asal: Tuscany, Italia. Ini adalah bentuk menangis kecil kompak yang berguna di mana ruang terbatas, tetapi memiliki panjang daun tipis yang menambah daya tarik arsitekturalnya. Meskipun penyerbuk baik itu sendiri, Pendolino adalah kultivar diri steril dan harus dekat penyerbuk lainnya untuk menghasilkan buah zaitun multi-tujuan hitam.
Olea europaea ‘Picual’
Asal: Andalucia, Spanyol. Olea europaea adalah zaitun, kuat tumbuh cukup besar yang sering dilihat sebagai, spesimen sangat dipangkas matang. Hal ini kuat dan memiliki kemampuan luar biasa untuk regenerasi dari kayu tua. Picual adalah produsen subur dan kaya diri, minyak zaitun gelap.

Ringkasan Manfaat Minyak Zaitun:
Minyak zaitun secara keseluruhan mampu mengungguli segala jenis minyak nabati maupun hewani. Karena ia tidak akan mengakibatkan penyakit pada saluran darah atau urat nadi, seperti yang diakibatkan oleh jenis minyak lain.
Disamping itu, minyak zaitun juga dipakai sebagai bahan dasar pembuatan kosmetik dan sabun dengan kualitas tinggi, karena sifatnya yang mampu menghaluskan kulit.
Minyak Zaitun Mengurangi Kolesterol Berbahaya. Berbagai riset membuktikan adanya fakta yang tidak menyisakan keraguan lagi, bahwa minyak zaitun menurunkan total kadar kolesterol dan kolesterol berbahaya, tanpa mengurangi kandungan kolesterol yang bermanfaat.

Minyak Zaitun Mengurangi Resiko Terjadinya Penyumbatan (Trombosis) dan Penebalan (Arteriosklerosis) Pembuluh Darah. Dalam sebuah kajian yang dipublikasikan pada bulan Desember tahun 1999 M di Majalah AMJ CLIN NUTRL para peneliti menyatakan bahwa nutrisi yang kaya pada kandungan minyak zaitun bisa mengurangi pengaruh negatif lemak dalam makanan terhadap terjadinya pembekuan darah dan selanjutnya mengurangi terjadinya penebalan pembuluh jantung.

Minyak Zaitun Mengurangi Pemakaian Obat-obatan, Penurun Tekanan Darah Tinggi. Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr. Aldovaroro di Universitas Napoli Italia dan dipublikasikan dalam majalah Archives of Internal Medicine, tanggal 27 Maret 2000 M, telah diadakan studi terhadap 32 pasien yang terkena penyakit tekanan darah tinggi dan mereka itu mengkonsumsi obat-obatan untuk darah tinggi. Hasil studi menunjukkan penurunan tekanan darah dalam kadar 7 poin di kalangan mereka yang mengkonsumsi minyak zaitun.

Miyak Zaitun Mengurangi Serangan Kanker : Para peneliti menyatakan bahwa sebab menurunnya rasio kematian akibat serangan kanker di Laut Putih Tengah adalah karena makanan penduduk negeri tersebut mengandung minyak zaitun sebagai sumber utama lemak disamping mengandung sayur-sayuran, buah-buahan dan kol.
Minyak Zaitun dan Kanker Payudara. Sebuah studi yang dipublikasikan di bulan November 1995 dan dilakukan terhadap 2.564 wanita yang terkena kanker payudara, menegaskan bahwa ada korelasi terbalik antara kemungkinan terjadinya kanker payudara dengan pengkonsumsian minyak zaitun, dan bahwa banyak mengkonsumsi minyak zaitun memberikan andil dalam melindungi seseorang dari serangan kanker payudara. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam majalah Archives of Internal Medicine edisi Agustus 1998 menegaskan bahwa mengkonsumsi sesendok makan minyak zaitun setiap hari bisa mengurangi bahaya terjadinya kanker payudara sampai pada kadar 45%

Minyak Zaitun dan Kanker Rahim. Majalah kanker Britania mempublikasikan di bulan Mei 1996 sebuah studi dilakukan terhadap 145 wanita Yunani yang terkena kanker rahim. Para peneliti mengkorelasikan antara wanita-wanita yang terkena kanker rahim tersebut dengan wanita-wanita yang banyak mengkonsumsi minyak zaitun. Ternyata, para wanita yang mengkonsumsi minyak zaitun lebih sedikit yang terkena kanker rahim. Dimana kemungkinan terjadinya kanker pada mereka turun sampai 26%.
Minyak Zaitun dan Kanker Lambung. Sejumlah studi ilmiah modern menunjukkan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun secara teratur bisa mengurangi terjadinya kanker lambung. Tapi masih diperlukan berbagai studi ilmiah lanjutan mengenai hal ini.
Minyak Zaitun dan Kanker Colon. Ada juga beberapa studi yang menunjukkan bahwa pengkonsumsian buah-buahan, sayur-sayuran dan minyak zaitun memainkan peranan penting dalam melindungi tubuh dari serangan kanker colon
Minyak Zaitun dan Kanker Kulit (Melanoma). Majalah Dertmatdogg Times edisi bulan Agustus 2000 menyebutkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa menggunakan minyak zaitun setelah renang sebagai krim kulit dan berjemur akan melindungi terjadinya kanker kulit (melanoma)

Minyak Zaitun Mengurangi Timbulnya Tukak Lambung. Dr. Samut dari Universitas Harvard Amerika, menyampaikan sebuah studi di Kongres Terakhir Organisasi Penyakit Sistem Pencernaan Amerika yang diadakan pada bulan Oktober 2000. Dr Samut menegaskan bahwa gizi yang terkandung dalam minyak zaitun bisa memiliki pengaruh positif dalam melindungi tubuh dari kanker lambung dan mengurangi timbulnya penyakit tukak lambung

Budidaya :

Penyiapan Bakal Bibit : Dengan metode micro cutting yaitu dengan memeotong beberapa ruas ranting muda dari tanaman induk. Untuk bakal bibit, yang paling perlu diperhatikan adalah pemotongannya dari tanaman induk yang harus pas dibawah ruas daun – karena akar akan tumbuh dari pangkal ruas daun paling bawah – di bekas potongan ini. Kemudian 2-3 ruas daun (jadi 4- 6 daun) paling bawah dibuang daunnya untuk meminimisasi penguapan- selama akar belum tumbuh.

Media Tanam: Pada masa rhizogenesis atau pembentukan akar ini, media yang digunakan sebaiknya yang ringan dan berporositas tinggi. Tujuannya adalah ketika kita nanti menyiraminya dengan manual maupun otomatis untuk menjaga kelembaban daun, air yang tumpah ke media tanam mudah mengalir ke bawah. Air yang terjebak pada media tanam secara berlebihan bisa membuat bakal bibit  keburu busuk sebelum munculnya akar. Media yang porous ini juga membuat akar muda mudah bergerak dan bercabang untuk terus tumbuh.
Salah satu media tanam yang berporositas tinggi ini yang hasilnya baik antara lain campuran dari pasir, arang sekam, tanah dan kompos. Komposisinya bisa 1:1:1 :3.

Perlunya ditambahkan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). Beberapa zat pengatur tumbuh diantaranya adalah auxins, cytokinin, gibberellin, ethylene, polyamin, abscisic acid, dan phenolics. Di antara ZPT-ZPT tersebut, yang paling efektif terbukti mempercepat proses pembentukan akar pada tanaman zaitun adalah auxin. Auxin ini secara alami sebenarnya ada di tanaman, tetapi tanaman-tanaman tertentu memiliki auxin yang lebih dari yang lain. Auxin alami tersedia dalam bentuk apa yang disebut Indole Acetic Acid (IAA). Selain yang alami, auxin sintetis juga banyak diproduksi oleh para produsen bahan kimia pertanian. Yang sintetis ini umumnya dalam bentuk  Indole -3-Butyric Acid (IBA) dan Naphthaleneacetic Acid (NAA). Anda bisa membeli ZPT di toko-toko pertanian dan perhatikan kandunganya; untuk zaitun cari yang mengandung IBA lebih banyak dan kemudian NAA dst.

Bila pembibitan berjalan baik maka sejumlah akar bisa mulai muncul sekitar 3 minggu kemudian. Kalau digunakan flora foam di pangkal bibit, pada usia tiga pekan ini akar-akar tersebut sudah muncul menembus flora foam-nya. Meskipun akar sudah mulai bermunculan, jangan langsung dipindahkan keluar incubator karena saat itu akar putih dengan panjang kurang dari 2 cm masih terlalu lemah untuk menopang kehidupan bibit baru di alam terbuka. Tunggu sampai akar-akar tersebut memiliki panjang rata-rata antara 3 – 5 cm dan mulai sedikit kecoklatan, saat itulah Anda bisa mulai pindahkan bibit zaitun ini ke media tanam dan bisa ditaruh di tempat yang mendapatkan sinar matahari penuh. Zaitun adalah tanaman daerah panas, sehingga segera setelah akarnya kuat,  tumbuh lebih baik bila mendapatkan sinar matahari langsung. Segera pindahkan bibit pohon zaitun ke area yang cukup sinar matahari, selanjutnya tinggal perawatan seperti penyiraman dan pemupukan.

(diolah dari berbagai sumber antara lain: wikipedia, geraidinar.com dll)
Demikian sekilas tentang Pohon Zaitun salah satu pohon yang disebutkan dalam Alqur'an.
 Semoga bermanfaat......

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 21:18
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.