Benarkah Tata Niaga Alur Jual Beli Sapi Lokal Terlalu Panjang?

loading...
Mencermati Type Alur Jual Beli Sapi Lokal Di Pasar Hewan, Adakah Yang Bisa Dibenahi?

Kondisi di Indonesia terutama di Jawa Timur jika kita bicara tentang sapi lokal maka yang ada di pikiran kita adalah sapi milik penduduk yang hanya piara 1 - 3 ekor per KK. Anggapan ini ada benarnya karena memang sebagian besar produsen sapi lokal adalah para peternak kecil. Namun beberapa tahun belakangan ini mulai banyak di Jawa Timur peternak yang bermodal lumayan besar memulai usaha pemeliharaan/ penggemukan sapi Lokal (Limousin, Simmental) dalam skala yang lumayan besar. Apabila kita anggap pemeliharaan skala kecil adalah petani peternak maka untuk skala sedang (katakanlah demikian) populasi sapi peliharaan mereka dikandang sekitar 100 - 300 ekor, sedngkan skala besar antara 1000 - 5000 ekor. Tujuan akhir dari pemeliharaan/penggemukan tentunya agar bisa mendapatkan sapi bagus dengan kualitas super yang pada akhirnya bisa dijual dengan harga lebih tinggi daripada saat membeli bakalan.
Untuk peternak skala besar yang sudah bisa di "merk" i pengusaha menjual sapi bukanlah pekerjaan yang ribet karena standardnya jelas yaitu sapi ditimbang dan harga ditentukan per kg berat hidup, so simple.
Sedangkan untuk skala kecil / petani ternak dalam hal menjual sapi lebih banyak "seninya" alias agak ribet kenapa? karena sebagian besar mereka jual ekoran dengan sistem taksiran/jogrogan baik dijual ke pasar maupun pada blantik sapi atau langsung ke pemotong/jagal.

Ada beberapa pihak yang umum terlibat dalam penjualan sapi lokal oleh petani ternak antara lain:
  • Blantik
  • Penarik Sapi di Pasar
  • Pengelola Pasar hewan
  • Jagal/pemotong
  • Transportasi
  • Petugas Kesehatan Hewan
  • Petani Ternak
Fenomena Blantik atau bisa disebut perantara/maklar sapi sudah ada sejak jaman baheula/jaman nenek moyang dan bertahan sampai saat ini. Untuk peternak kecil yang sama sekali tidak tahu pasar maka peran blantik sangat dominan, bisanya blantik akan berburu sapi ke kampung-kampung, menawar sapi milik penduduk yang selanjutnya akan mereka jual ke pasar.
Kalau kita amati ada beberapa jalur jual beli yang saat ini sudah umum atau sering dilakukan yaitu :
  1. Peternak > Blantik > Penjual Karkas > Penjual Daging > Konsumen
  2. Peternak > Blantik > Penjual Daging (sekaligus pemotong) > Konsumen Daging
  3. Peternak > Blantik > Peternak (Kecil, Sedang, Besar)
  4. Peternak > Peternak
  5. Peternak > Penjual Karkas > Penjual Daging > Konsumen
  6. Peternak > Penjual Daging > Konsumen Daging
  7. Peternak > Konsumen Daging (note: karena peternak sekaligus pemotong dan juga menjual daging sapinya sendiri, biasanya yang model seperti ini lebih tahan banting terhadap fluktuasi harga)
Dilihat dari banyaknya model/type jual beli sapi lokal di atas, adalah tidak 100% benar kalau dikatakan bahwa alur jual beli atau alur tataniaga sapi lokal kita terlalu panjang karena semua type di atas sama sama jalan bareng. "Oknum" sering bilang bahwa harga sapi mahal karena jalur perniagaannya terlalu panjang dan harga sering dimainkan oleh para maklar sapi alias blantik. Dari paparan di atas kita tahu bahwa pernyataan tersebut sebagian benar sebagian salah.

Petani Ternak Sudah Semakin Pintar
Peternak kecil dewasa ini lain dengan peternak jaman dulu, pikiran mereka sudah maju, mereka berani tawar-menawar dengan blantik dengan harga bagus dan berani tahan barang/sapi jika harga kurang cocok. Hal ini bisa terjadi karena mereka juga pegang informasi pasar seperti populasi sapi tiap pasaran banyak atau sedikit, jumlah jagal yang membeli sapi di pasar, trend harga menjelang hari-hari besar dan lain-lain. Darimana mereka mendapatkan informasi tersebut? Gencarnya arus informasi melalu media sosial secara cerdas dimanfaatkan oleh para peternak kecil untuk membuat grup/komunitas di medsos, dan dari sinilah mereka berbagi informasi apa saja yang berhubungan dengan sapi/peternakan. Sekarang bukan jamannya lagi peternak kecil jual sapi terlalu  murah, mereka sudah punya patokan harga yang bagus.
Sebut saja grup di facebook seperti Komunitas Ternak Sapi, Ternak sapi Potong, Peternak Kambing dan Domba, Berbagi Ilmu Peternakan, dll.Jangan-jangan anda juga salah satu anggota dari grup/komunitas tersebut di atas hehehe.......wassalam.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 21:06
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.