Apa Itu Sapi Betina Produktif dan Apa Sangsi Bagi Pemotongnya?

loading...
Pertengahan bulan Februari 2015  ini pemerintah Jawa Timur khususnya Dinas Peternakan bekerja sama dengan dinas terkait mulai menggalakkan lagi pengetatan pengawasan pemotongan sapi betina produktif. Hal ini dilakukan sebagai tindakan antisipasi karena adanya indikasi bahwa populasi sapi di Jawa Timur mengalami penurunan yang signifikan, padahal Jawa Timur sudah ditetapkan pemerintah sebagai salah satu lumbung sapi Nasional. 
 
Definisi Sapi Betina Produktif

Sapi betina produktif adalah sapi yang melahirkan kurang dari 5 (lima) kali atau berumur dibawah 8 (delapan) tahun, atau sapi betina yang berdasarkan hasil pemeriksaan reproduksi dokter hewan atau petugas teknis yang ditunjuk di bawah pengawasan dokter hewan dan dinyatakan memiliki organ reproduksi normal serta dapat berfungsi optimal sebagai sapi induk.

Selaras dengan definisi di atas maka sapi-sapi betina dengan kondisi dibawah ini boleh dipotong jagal:

* Berumur lebih dari 8 (delapan) tahun atau sudah beranak lebih dari 5 (lima) kali,
*Tidak produktif (majir) dinyatakan oleh dokter hewan atau tenaga asisten kontrol teknik reproduksi di bawah penyeliahan dokter hewan,
* Mengalami kecelakaan yang berat,
* Menderita cacat tubuh yang bersifat genetis yang dapat menurun pada keturunananya sehingga tidak baik untuk ternak bibit.
* Menderita penyakit menular yang menurut Dokter Hewan pemerintah harus dibunuh/dipotong bersyarat guna memberantas dan mencegah penyebaran penyakitnya, menderita penyakit yang mengancam jiwanya
* Membahayakan keselamatan manusia (tidak terkendali)


www.agro-trader.blogspot.comDasar Hukum Larangan Pemotongan Sapi Betina Produktif adalah Undang-Undang No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan pasal 18ayat (2) bahwa ternak ruminansia betina produktif dilarang disembelih karena merupakan penghasil ternak yang baik, kecuali untuk keperluan penelitian, pemuliaan atau untuk keperluan pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan.

Bagi para pelanggar ini sangsi terbarunya
"Kurungan 1- 3 tahun dan denda Rp 100.000.000 s/d 300.000.000" Lumayan berat sangsinya, tapi sampai detik ini belum terdengar ada jagal/pemotong yang kena razia pemotongan sapi betina produktif dan mendapatkan sangsi tersebut...hehehehe mudah mudahan gak pernah ada. (Kesadaran dari diri sendiri jauh lebih baik daripada hanya takut kena sangsi).

Demikian sekilas info mengenai sapi betina produktif. Adalah menjadi tanggung jawab kita semua para pelaku bisnis peternakan untuk “care” dengan masalah tersebut demi kelangsungan usaha/industri peternakan Indonesia sehingga tidak melulu tergantung dengan sapi import...

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 02:06
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.