loading...

Kamus Sapi, Istilah Daging Sapi dan Jenis-jenis Sapi

loading...

Kulit Sapi : ialah bagian paling luar daging sapi. Kulit sapi biasanya dikeringkan dan digoreng menjadi rambak.

Kikil: adalah tulang rawan yang diambil dari bagian kaki sapi. Kikil biasanya ditemui dalam hidangan mie kikil.

Punuk atau lebih dikenal dengan nama blade adalah daging sapi bagian atas yang menyambung dari bagian daging paha depan terus sampai ke bagian punuk sapi. Pada bagian tengahnya terdapat serat-serat kasar yang mengarah ke bagian bawah, yang cocok jika digunakan dengan cara memasak dengan teknik mengukus. Biasanya daging ini digunakan untuk membuat makanan khas Nusa Tenggara Timur yaitu Se'i (sejenis daging asap).

Tetelan adalah bagian daging sapi yang sebenarnya merupakan sisa daging yang melekat pada tulang. Daging ini berupa campuran daging, urat, lemak dan sebagainya. Tetelan telah dikelupas dari tulang dan dipotong-potong. Biasa daging ini digunakan untuk sup atau rawon

Jeroan sapi adalah bagian dalam tubuh sapi yang terdiri dari usus, limpa dan babat. Biasanya hidangan yang dapat disajikan dengan bahan bagian tubuh ini adalah Coto Makassar.

Kelapa (Inggris: Knuckle) adalah bagian daging sapi yang berasal dari paha belakang bagian atas yang berada di antara penutup dan gandik. Biasanya hidangan yang menggunakan daging ini adalah panggangan dan casserole.

Cingur adalah tulang rawan dari bagian hidung dan bibir atas sapi. Biasanya ditemui dalam rujak cingur

Istilah glonggongan (diambil dari bahasa Jawa, glonggong) yang dikaitkan dengan produk daging (biasanya sapi), dipakai untuk daging yang dijual setelah melalui proses yang tidak wajar.
Beberapa jam sebelum penyembelihan, hewan potong diminumkan air (secara paksa) dalam jumlah besar dengan maksud meningkatkan massa daging. Perbuatan meng-glonggong sapi ini melanggar hukum karena menyiksa hewan yang akan disembelih juga disinyalir tidak aman untuk dikonsumsi.

Kepala sapi adalah bagian daging sapi sebelah kepala. Kepala sapi ini tidak banyak dagingnya namun mengandung beberapa bagian yang dianggap delicacy oleh sebagian orang. Otak sapi biasa dimasak sebagai gulai dalam Masakan Padang. Sementara itu hidung dan bibirnya dipakai sebagai pelengkap rujak cingur, makanan Surabaya. Kemudian lidahnya sering diasap.

Kaki sapi adalah bagian daging sapi pada bagian kaki yang biasa digunakan sebagai bahan dasar makanan. Biasanya daging ini digunakna untuk membuat sup kikil dan mi kocok bandung.

Lamosir atau lamusir atau dikenal juga dengan nama cube roll adalah bagian daging sapi yang berasal dari bagian belakang sapi di sekitar has dalam, has luar dan tanjung. Potongan daging ini diambil dari bagian punggung, dipotong dari rusuk keempat sampai rusuk keduabelas. Lamusir termasuk daging yang lunak karena didalamnya terdapat butir-butir lemak. Daging lamosir dapat dipanggang dalam oven, dibakar atau digrill. Biasanya daging ini digunakan untuk makanan khas Batam, Sup Lamosir.

Tulang T Inggris: T-Bone) adalah bagian daging sapi yang biasa dibuat sebagai steak. Potongan daging ini terbentuk dari tulang yang berbentuk seperti huruf T dengan daging disekitarnya. Bagian daging yang paling besar biasanya berasal dari bagian has luar, sedangkan bagian kecilnya berasal dari has dalam.

Sancan (Inggris: Flank / Plate) adalah bagian daging sapi yang berasal dari otot perut. Bentuknya panjang dan datar, tapi kurang lunak. Pada dasarnya bagian daging sapi ini memang lebih keras dibandingkan dengan daging has dan daging iga. Biasanya daging ini digunakan untuk campuran taco, makanan khas Meksiko, dan bisa juga digunakan untuk membuat steak. Sancan yang diiris tipis-tipis seringkali dijual sebagai daging oseng-oseng. Untuk membantu melunakkan potongan daging ini bisa dengan dipukul-pukul sebelum dimasak.

Gandik (Inggris: Silver Side) adalah bagian paha belakang sapi terluar dan paling dasar. Banyak yang sering tertukar dengan menyamakannya dengan Daging Paha Depan atau Shank. Biasanya daging ini digunakan untuk membuat dendeng balado atau abon sapi.

Tanjung atau lebih dikenal dengan nama Rump adalah salah satu bagian daging sapi yang berasal dari bagian punggung belakang. Biasanya daging ini disajikan dengan dipanggang.

Sengkel (diucapkan [sɛŋkəl] Belanda: Schenkel, Inggris: Shank / Shin) berasal dari bagian depan atas kaki sapi. Biasanya digunakan sebagai bahan dasar sup, soto dan bakso urat.

Has Dalam atau fillet atau tenderloin adalah daging sapi dari bagian tengah badan. Sesuai dengan karakteristik daging has, daging ini terdiri dari bagian-bagian otot utama di sekitar bagian tulang belakang, dan kurang lebih di antara bahu dan tulang panggul. Daerah ini adalah bagian yang paling lunak, karena otot-otot di bagian ini jarang dipakai untuk beraktivitas. Biasanya bagian daging ini digunakan untuk membuat steak.

Has Luar atau lebih dikenal dengan nama Sirloin adalah bagian daging sapi yang berasal dari bagian bawah daging iga, terus sampai ke bagian sisi luar has dalam. Daging ini adalah daging yang paling murah dari semua jenis has, karena otot sapi pada bagian ini masih lumayan keras dibanding bagian has yang lain karena otot-otot di sekitar daging ini paling banyak digunakan untuk bekerja. Biasanya daging ini digunakan untuk membuat steak.

Penutup Daging Sapi atau lebih dikenal dengan nama Topside atau Round adalah bagian daging sapi yang terletak di bagian paha belakang sapi dan sudah mendekati area pantat sapi. Potongan daging sapi di bagian ini sangat tipis dan kurang lebih sangat liat. Selain itu bagian ini sangat kurang lemak sehingga jika dibakar atau dipanggang akan sangat lama melunakkannya. Biasanya daging ini digunakan untuk campuran daging pizza

Lidah Sapi adalah bagian daging sapi yang berasal dari lidah sapi. Biasanya daging ini digunakan sebagai bahan dasar makanan untuk Sate Padang dan semur lidah. Lidah sapi juga diasap.

Ekor sapi atau dalam bahasa Jawa disebut dengan Buntut sapi adalah bagian ekor dari tubuh sapi. Biasanya bagian ini disajikan sebagai hidangan sup buntut.

Leher sapi atau biasa disebut chuck, biasa juga disebut sampil, ialah bagian dagian daging sapi pada daerah leher atau bahu. Biasanya daging ini digunakan untuk membuat steak atau rendang.

Sampil kecil, dalam bahasa Inggris blade. Nama lainnya ialah clod, oyster atau oyster blade. Bentuknya segi empat, merupakan sampil bagian bahu atas dan bawah. Potongan daging berbentuk segi empat inibisa dimasak menjadi rendang, kari, steak, oseng-oseng. Sedangkan kijen atau chuck tender berbentuk kerucut yang terlapis kulis luar yang tipis. Potongan ini juga cukup empuk untuk dimasak sebagai steak. Bisa juga dibuat rendang, sop dan oseng-oseng.

Bos Indicus adalah golongan sapi-sapi berpunuk seperti sapi Brahman dan Onggole.

Bos Taurus adalah golongan sapi-sapi yang berasal dari eropa seperti sapi Angus, Hereford, Charolais, Shorthorn, Simmental.

Bos Sondaicus adalah golongan sapi keturunan Banteng (bos banteng) contohnya Sapi Bali dan Sapi Madura.

Bangsa Sapi Hasil Persilangan:

Santa Gertrudis. Bangsa sapi santa gertrudis merupakan persilangan antara bangsa sapi shorthorn dan brahman dengan komposisi darah 5/8 Shorthorn dan 3/8 Brahman. Sapi ini mempunyai ukuran berat badan besar, yaitu sapi betina dapat mencapai 725 kg sedang sapi yang jantan dapat mencapai 900 kg. Pedet yang dilahirkan mempunyai berat lahir medium dan berat sapih antara medium sampai berat. Sifat-sifat yang disukai dari sapi ini adalah konformasi daging yang baik, perkembangan paha belakang sempurna, kemampuan merumput baik serta memiliki daya tahan tehadap penyakit dan caplak, tahan panas, efisien dalam penggunaan pakan. Kelemahan dari sapi santa gertrudis ini yaitu memiliki sifat mudah nervous/stress, lambat dewasa dan efesiensi reproduksinya rendah.

Beefmaster. Bangsa sapi Beefmaster merupakan persilangan yang mengandung darah Herefodr ¼ bagian, Shorthorn ¼ bagian , dan Brahman ½ bagian. Seperti tercermin dalam namanya, maka bangsa sapi ini dikembangkan untuk tujuan produksi daging. Warna sapi dapat berwarna merah, merah kecoklatan, coklat, atau kombinasi dengan ukuran badan yang tergolong medium yaitu berat lahir medium dan berat sapihnya tergolong berat. Bangsa sapi beefmaster diseleksi untuk diambil sifat-sifat yang baik yaitu fertilitas, berat badan, konformasi tubuh dan ketahanan (resistensi).

Brangus. Bangsa sapi brangus ini merupakan hasil persilangan yang mengandung darah Brahman 3/8 bagian dan Angus 5/8 bagian dengan warna bulunya hitam, tidak bertanduk dan mewarisi punuk dari bangsa Brahman. Sapi brangus ini memiliki ukuran badan yang tergolong berat, yaitu berat lahir termasuk golongan medium dan berat sapihnya termasuk golongan berat. Sifat-sifat yang disukai dari bangsa sapi brangus ini meliputi konformasi badan yang bagus, pertumbuhannya yang cepat, daya tahan terhadap panas, daya tahan terhadap caplak serta kemampuan mengasuh anak cukup baik.

Braford. Bangsa sapi braford ini merupakan hasil persilangan antara Brahman  danHerefordyang memiliki komposisi darah 3/8 Brahman dan 5/8Hereford. Hasil persilangannya memberikan karakteristik ukuran badannya medium, dengan berat lahir berukuran medium dan berat sapihnya berukuran berat. Sifat-sifat yang banyak disukai dari sapi braford ini adalah kesanggupan untuk bertahan dalam kondisi dan tatalaksana yang jelek, daya tahan terhadap panas, caplak dan penyakit, kemampuan mengasuh anak baik, konversi pakan yang cukup baik tetapi memiliki kelemahan  tidak tahan terhadap suhu udara yang rendah.

Klasifikasi zoologis Sapi Potong :
 
Filum                  : Chordata ( hewan yang memiliki tulang belakang)
Kelas                  : Mamalia ( hewan-hewan yang menyusui)
Ordo                   : Artiodaktili ( hewan berkuku/berteracak genap)
Sub ordo            : Ruminansia ( hewan memamah biak)
Famili                 : Bovidae ( hewan dengan tanduk berongga)
Genus                 : Bos ( pemamah biak berkaki empat)

Spesies               : 
1. Bos Taurus, golongan sapi-sapi eropa
2. Bos Indicus, golongan sapi-sapi berpunuk
3. Bos Sondaicus, golongan  banteng (bosbanteng)

Gain, adalah pertambahan berat badan sapi selama penggemukan/pemeliharaan

ADG atau Average Daily Gain adalah rata-rata pertambahan berat badan sapi perhari selama masa pemeliharaan/penggemukan

DOF atau Days On Feed adalah lama pemeliharaan atau lamanya hari penggemukan (jumlah total lamanya hari pemeliharaan sapi).

Marbling, atau lemak dalam daging yang mampu menentukan cita rasa daging dan kualitas daging

Baca Juga:
Rumput Setaria, Hijauan Pakan Ternak Yang Tahan Kekeringan dan Tahan Genangan
Pengetahuan Dasar Jenis-Jenis Pakan Untuk Penggemukan Sapi Potong

Artikel Terkait :
Sapi Madura; Sapi Peranakan Ongole - PO; Sapi Brahman Cross
Sapi Angus; Sapi Hereford; Sapi Shorthorn
Sapi Limousin; Sapi Brahman; Sapi Simmental 

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:01
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.