Mengenal Sapi Potong Unggul, Sapi Super Simmental

loading...

Sapi Simmental adalah bangsa Bos taurus (Talib dan Siregar, 1999), berasal dari daerah Simme di negara Switzerland tetapi sekarang berkembang lebih cepat di benua Eropa dan Amerika, merupakan tipe sapi perah dan pedaging, warna bulu coklat kemerahan (merah bata), dibagian muka dan lutut kebawah serta ujung ekor ber warna putih, sapi jantan dewasanya mampu mencapai berat badan 1150 kg sedang betina dewasanya 800 kg.
Sapi Simental adalah jenis sapi jinak dan mudah untuk dikelola, dan dikenal. Sapi simmental atau orang sering menyebutnya dengan sapi metal adalah sapi super dalam hal pertumbuhan dan pertambahan berat badan. Peternak lokal sering menghargai sangat tinggi untuk pedet sapi metal ini karena berbagai kelebihan sapi ini.
Bentuk tubuhnya kekar dan berotot, sapi jenis ini sangat cocok dipelihara di tempat yang iklimnya sedang

Persentase karkas sapi jenis ini tinggi, mengandung sedikit lemak.Dapat difungsikan sebagai sapi perah dan potong.
Sejak berkembang biak di swiss kini sapi simmental telah menyebar dan berkembang biak dengan baik di seluruh enam benua. Jumlah total diperkirakan antara 40 sampai 60 juta sapi Simmental di seluruh dunia, dengan lebih dari setengah di Eropa. Penyebarannya sendiri dilakukan secara bertahap sampai akhir 1960-an. Catatan menunjukkan bahwa beberapa sapi simmental yang diekspor ke Italia pada awal 1400-an. Selama abad ke-19, sapi simmental dibagikan melalui sebagian besar dari Eropa Timur, Balkan dan Rusia, akhirnya mencapai Afrika Selatan pada tahun 1895. Guatemala mengimpor sapi Simmental pertama ke belahan bumi Barat pada tahun 1897, berikutnya Brasil tahun 1918 dan Argentina pada tahun 1922. Pada tahun 1976 juga dikirim ke Republik Cina.
Secara genetik, sapi Simmental adalah sapi potong yang berasal dari wilayah beriklim dingin, merupakan sapi tipe besar, mempunyai volume rumen yang besar, voluntary intake (kemampuan menambah konsumsi diluar kebutuhan yang sebenarnya) yang tinggi dan metabolic rate yang cepat, sehingga menuntut tata laksana pemeliharaan yang lebih teratur. Sumber: infoternak.com)
Simmental can be traced to the Bernese Oberland, and were known as early as the Middle Ages as large, spotted cattle. From here, the 'Simmentals' spread into western and northern Switzerland. The Simmental, one of the more docile and easy to manage breeds, is known for a long straight topline with deeply muscled back and loin. Medium to large cattle with strong bones, bulls typically weigh 2200 to 2800 pounds at maturity and cows 1200 to 1600 pounds. The females have a productive lifetime of ten to twelve years and high milk production. Simmental are spotted, occasionally with just a few white markings. The color varies from pale gold to dark reddish brown. The head is usually white in front of the eyes with the lower parts of the legs also largely white. In the feedyard they have a weight gain of 2 to 3 pounds a day and excellent feed conversion with about a 63% carcass yield. They are suited to all-purpose crossing with smaller breeds.
Karakteristik Sapi Simmental
  1. Warna kulit bervariasi dari kuning keemasan, putih, dimana warna merata seluruh tubuh. Jika sapi simmental di Amerika berwarna berbeda yang didominasi hitam atau merah
  2. Kepala berwarna putih pada bagian atasnya.
  3. Mayoritas memiliki pigmen di sekitar mata, gunanya untuk membantu mengurangi masalah mata apabila terkena sinar matahari. 
  4. Memiliki tanduk 
  5. Bobot Pejantan dewasa mampu mencapai berat badan 1150 kg sedang betina dewasa 800 kg.

Artikel Terkait :

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 22:43
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.